MerahPutih.com - Perum Bulog mencatat 1.985 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Indonesia menjual produk pangan dari Bulog. Jumlah tersebut terdiri atas 736 KDKMP yang telah mendapatkan pelayanan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta 1.249 KDKMP lainnya yang masuk dalam proses pelayanan dengan total Purchase Order (PO) mencapai 624.000 kilogram atau 624 ton beras.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan Bulog mendukung penuh penguatan operasional KDKMP melalui optimalisasi pasokan dan pelayanan distribusi beras SPHP di seluruh Indonesia.
Kami terus berupaya menjadikan KDKMP sebagai salah satu jaringan distribusi strategis yang mampu menjembatani ketersediaan stok pangan dengan kebutuhan masyarakat secara lebih luas, sekaligus mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan,
kata Bulog, Selasa (13/10).
Dikatakannya Bulog berkomitmen menjaga kesiapan pasokan dan memperkuat pelayanan distribusi beras SPHP sesuai penugasan pemerintah.
Baca juga:
Manajer KDKMP Mulai Bertugas 1 Oktober 2026, Gajinya Capai Rp 8,3 Juta
Kami berharap KDKMP semakin berperan dalam mendekatkan akses pangan kepada masyarakat serta mendukung stabilisasi pasokan dan harga,
katanya.
Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap percepatan operasionalisasi KDKMP, kata dia, pihaknya terus mengoptimalkan kesiapan pasokan serta koordinasi pelayanan distribusi di berbagai wilayah.
Khusus pada 107 titik KDKMP yang menjadi sasaran monitoring, total pemesanan beras SPHP tercatat mencapai 53.500 kilogram atau 53,5 ton.
Pelayanan terhadap pesanan tersebut ditargetkan rampung pada 14 Oktober 2026, sehingga dapat mendukung kesiapan koperasi dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,
ucapnya.
Dia menambahkan perluasan pelayanan KDKMP juga menjadi bagian dari upaya Bulog memperkuat sistem distribusi pangan yang lebih merata dan terintegrasi.
Melalui kolaborasi bersama PT Agrinas Pangan Nusantara, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan, Bulog terus mendorong penguatan rantai pasok dari hulu hingga hilir. Dengan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penyaluran beras SPHP,
pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah).