Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kawasan Kumuh Berat di Jakarta Mulai Dibenahi

Alwan Ridha Ramdani - Senin, 11 Mei 2026

MerahPutih.com - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta 2026 mencatat, sebanyak 211 Rukun Warga (RW) di Jakarta masih berkategori kumuh. Konsentrasi tertinggi terletak di wilayah Jakarta Barat, terutama Tambora.

Sebanyak 8 kelurahan dari 11 kelurahan di Tambora termasuk kategori kumuh berat karena kepadatan penduduk ekstrem, sanitasi minim, dan rumah yang dihuni secara bergantian.

Delapan kelurahan di Tambora yang ternasuk kumuh berat, yakni Kalianyar, Duri Selatan, Tanah Sereal, Krendang, Jembatan Besi, Angke, Jembatan Lima, serta Pekojan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan, pihaknya akan menata kawasan Tambora, yang tergolong masih menjadi kawasan RW kumuh.

Baca juga:

Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik

"Jadi, kalau Tambora, memang salah satu kawasan yang RW-nya masih masuk dalam kawasan RW kumuh. Kemarin secara khusus Ibu Kepala BPS, Bu Winny (Amalia Adininggar Widyasanti) menyampaikan tentang Tambora," ucap Pramono di Jakarta Selatan, Minggu (10/5)

Penataan kawasan Tambora bakal dilakukan secara bertahap. Menurutnya, kawasan Tambora tergolong sebagai kawasan RW kumuh lantaran kerap terjadi kebakaran.

Mengingat, kawasan Tambora juga termasuk dalam kawasan berpemukiman padat. Penataan kawasan itu diharap dapat menaikkan status Tambora dari kawasan RW kumuh.

"Kami akan melakukan pembenahan secara prinsip di Tambora. Mudah-mudahan ke depan, Tambora akan keluar dari 211 RW yang dianggap kumuh karena salah satu kebakaran tertinggi di Jakarta itu di Tambora, karena tingkat kepadatannya yang cukup tinggi," pungkasnya. (Asp)

Baca Artikel Asli