Merahputih.com - Jalan Raya Kalimalang, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Kamis (4/4) malam mulai dipadati pemudik bermotor.
Peningkatan volume kendaraan ini terjadi pada malam hari dan berbeda jika dibandingkan pada Kamis pagi hingga sore hari dimana, volume kendaraan masih relatif normal.
"Namun menjelang malam hari terjadi penambahan volume kendaraan, baik motor maupun mobil," kata Kepala Unit Lalu Lintas (Kanit Lantas) Polsek Duren Sawit Iptu Aril dikutip Antara, Kamis (4/4).
Baca juga:
Cuaca Ekstrem Jadi Perhatian Kemenhub Saat Terjadi Lonjakan Pemudik di Pelabuhan
Namun demikian, kendaraan yang melintas di Jalan Raya Kalimalang masih bercampur dengan aktivitas warga Bekasi yang pulang kerja dari Jakarta.
Dia pun melihat ada beberapa kendaraan motor dan mobil yang membawa barang untuk mudik ke kampung halaman melalui Jalan Raya Kalimalang.
Aril memperkirakan arus lalu lintas menjelang tengah malam semakin ramai karena pemudik yang menggunakan sepeda motor menghindari berangkat pagi atau siang hari yang cuacanya panas dan kadang hujan.
"Diprediksi puncak arus mudik di Jalan Raya Kalimalang terjadi pada H-4 atau H-3 lebayran (Sabtu dan Minggu). Namun, itu tergantung dari pemudik mendapatkan jatah libur dari perusahaannya," katanya.
Baca juga:
Aril mengimbau kepada pemudik yang menggunakan sepeda motor agar tidak melebihi kapasitas dua orang untuk menjaga keselamatan pengendara di jalan saat mudik.
"Saya ingatkan agar pemudik yang menggunakan sepeda motor tidak membawa barang bawaan melebihi kapasitas dan tidak berboncengan melebihi dua orang untuk menghindari kecelakaan," katanya.
Baca juga:
700 Petugas Transaksi Gerbang Tol Ditambah Selama Arus Mudik Lebaran
Hingga saat ini, pihaknya belum melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan karena arus lalu lintas di Kalimalang belum mengalami kemacetan.
"Kami akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan cara pengalihan arus bila nantinya terjadi kemacetan panjang," kata Aril.