MerahPutih.com - Kai Havertz resmi menjadi pemain Jerman dengan jumlah gol terbanyak sepanjang sejarah Premier League, setelah mencetak gol kemenangan bagi Arsenal saat menghadapi Liverpool, Minggu (1/11).
Penyerang 27 tahun itu menyambar umpan dari Declan Rice untuk membawa timnya unggul 1-0 pada menit ke-13 di Anfield.
Baca juga:
Mikel Arteta Ungkap Kunci Arsenal Kalahkan Liverpool, Hentikan Rekor Buruk di Anfield
Kai Havertz Ukir Sejarah di Premier League usai Lampaui Rekor Ilkay Gundogan
Capaian ini membuatnya melampaui rekor rekan senegaranya, Ilkay Gundogan, yang mencatatkan 45 gol. Halitu menjadi rekor sebelumnya untuk pemain asal Jerman di Premier League.
Gundogan mencatatkan jumlah tersebut dalam 221 penampilan selama dua periode di Manchester City.
Havertz awalnya bergabung dengan Chelsea pada 2020 dengan peran yang lebih condong sebagai pemain lini tengah.
Pemain berpostur jangkung ini pada akhirnya digeser ke posisi penyerang darurat, peran yang ia jalani baik saat berseragam The Blues maupun Arsenal.
Baca juga:
Hasil dan Klasemen Premier League: Manchester City DIbekuk Brighton, MU Dekati Zona Degradasi
Havertz mencetak 19 gol di Premier League selama tiga musim di Chelsea, sebelum bergabung dengan Arsenal melalui kesepakatan senilai 65 juta poundsterling (Rp 1,5 triliun) pada Juni 2023.
Sejak saat itu, ia telah menambah 27 gol lagi untuk The Gunners hingga saat ini. Jumlah gol terbanyak yang dicetak Havertz di Premier League dalam satu musim sejauh ini terjadi pada musim 2023/24, saat ia berhasil mengoleksi 13 gol untuk Arsenal.
Daftar Lengkap Pencetak Gol Pemain Jerman di Premier League
Gelandang kreatif ini telah mencetak 34 gol dalam 256 penampilan selama dua periode memperkuat The Seagulls.
Gross, yang kini berusia 35 tahun, pertama kali bergabung dengan Brighton di Stadion Amex pada 2017, menjelang musim perdana klub tersebut di Premier League di bawah asuhan Chris Hughton.
Ia sempat pindah ke Borussia Dortmund pada musim panas 2024, tetapi kembali lagi ke Brighton 18 bulan kemudian.
Jumlah yang dicatatkan Gross satu angka lebih banyak daripada torehan Mesut Ozil yang mencapai 33 gol, kemudian diraih dalam 184 penampilan untuk Arsenal antara 2013 dan 2021.
Mantan bintang Real Madrid itu juga merupakan penyumbang assist yang produktif, dengan mencatatkan 57 assist untuk gol-gol rekan setimnya di Arsenal dalam ajang Premier League.
Berikutnya,ada Uwe Rosler dan Jurgen Klinsmann, yang masing-masing mencatatkan 29 assist. Klinsmann mengumpulkan jumlah tersebut dalam 56 pertandingan selama dua periode kiprahnya bersama Tottenham.
Striker legendaris itu mencatatkan 20 assist pada musim 1994/95, setelah pindah ke White Hart Lane dari AS Monaco.
Baca juga:
Setelah dua musim di Bayern Munchen dan sempat bermain singkat untuk Sampdoria, Klinsmann kembali ke White Hart Lane dengan status pinjaman pada musim 1997/98.
Ia mencatatkan sembilan assist dalam 15 pertandingan, yang turut membantu menyelamatkan klub kesayangannya, Tottenham, dari jeratan degradasi.
Sementara itu, Rosler mencetak 29 gol selama tiga musim di Manchester City antara 1993 dan 1996, termasuk 15 gol pada musim 1994/95.
Ia juga sempat tampil sebanyak 23 kali di Premier League bersama Southampton. Namun, ia tidak mencetak satu pun gol untuk klub berjuluk The Saints tersebut.
Selanjutnya, Leroy Sane mencatatkan 25 gol dalam 90 penampilan di Premier League untuk Manchester City.
Pemain sayap ini turut membantu City meraih gelar juara liga pada musim 2017/18 dan 2018/19, dengan mencetak masing-masing 10 gol di kedua musim tersebut.
Sane pindah ke Bayern Munchen pada 2020. Kini, pemain 30 tahun itu bermain untuk Galatasaray.
Kevin Schade dari Brentford telah mengoleksi 24 gol dalam 111 penampilan untuk The Bees sejak bergabung dari Freiburg pada 2023. Menginjak usia 24 tahun, ia kemungkinan besar akan menambah lebih banyak gol lagi.
Robert Huth menjadi nama yang mengejutkan di peringkat ke-9 dalam daftar tersebut, dengan torehan 21 gol dari 322 penampilan di Premier League.
Huth, yang kini berusia 42 tahun, memenangi tiga gelar Premier League sepanjang kariernya, yakni dua bersama Chelsea dan satu gelar yang tak terlupakan bersama Leicester City.
Catatan terbaiknya dalam satu musim terjadi pada 2010/11, ketika ia mencetak enam gol untuk Stoke di bawah asuhan Tony Pulis.
Melengkapi daftar ini, ada Lukas Podolski, yakni penyerang berkaki kidal yang mencetak 19 gol dalam 60 pertandingan untuk Arsenal antara 2012 dan 2015.
Podolski, yang kini berusia 41 tahun, pensiun dari dunia sepak bola awal tahun ini setelah sempat berkarier di Polandia. (sof)