Merahputih Politik- Kongres Partai Demokrat yang akan dilaksanakan pada 2015 memunculkan wacana dukungan aklamasi kepada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurut Ketua DPD Partai Demokrat Kep. Bangka Belitung, Eko Wijaya, dukungan aklamasi tersebut merupakan hal yang wajar.
“Aklamasi adalah salah satu proses demokrasi. Proses ini muncul sebagai akibat solidnya kader Demokrat mendukung SBY untuk maju sebagai Ketua Umum Demokrat,” ujar Eko, Sabtu (27/12).
Pria yang juga Anggota DPR RI Fraksi PD ini mengungkapkan bahwa solidnya dukungan kader kepada SBY ini bisa digambarkan secara nyata. Di Provinsi Kep. Bangka Belitung, seluruh DPC di 7 (tujuh) kabupaten/kota dan segenap kader Partai Demokrat sudah menyatakan dukungannya bahwa SBY masih pantas untuk menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat 5 tahun mendatang.
“Saya sudah bertemu seluruh pengurus DPC dan DPD Partai Demokrat se-Kepulauan Bangka Belitung. Mereka menyatakan tetap mendukung SBY sebagai Ketum Partai Demokrat. Para Kader melihat sosok SBY dengan ketokohan, prestasi dan pengalaman beliau selama ini merupakan modal yang cukup sebagai sosok terbaik Ketum Demokrat mendatang,” tuturnya.
Eko menyebut bahwa peran SBY sebagai sosok pemersatu di tubuh Partai Demokrat sudah terbukti secara nyata. Bagaimana peran SBY ketika Demokrat dihantam badai beberapa tahun yang lalu sudah dirasakan oleh para kader Demokrat. Menurut Eko, sebelum Pemilu 2014 berlangsung, banyak yang memprediksi Demokrat akan hancur lebur tapi kenyataannya Demokrat berhasil bertahan meskipun suara tidak sebesar Pemilu 2009.
“Kita sebagai kader partai sudah membuktikan kapasitas Pak SBY sebagai sosok kunci di Partai Demokrat. SBY bisa berperan sebagai pengayom, pemimpin dan juga pemersatu partai ketika terjadi kekacauan. Dan kedepan, Demokrat sekali lagi membutuhkan kontribusi tenaga dan pikiran beliau untuk mencapai target-target Partai Demokrat dimasa mendatang. Oleh karena itu dukungan kepada Pak SBY ini merupakan murni dukungan arus bawah Demokrat,” ujarnya.
Terakhir, Eko Wijaya menilai bahwa SBY adalah figur yang tepat untuk memimpin kembalinya kejayaan Partai Demokrat. “Jika Pak SBY menjadi Ketum Demokrat 2015-2019, maka SBY dan Demokrat bisa menjadi kekuatan penyeimbang bagi pemerintahan sehingga berguna bagi kemajuan Indonesia 5 tahun mendatang,” tutup Eko. (MP/Hur)