MerahPutih.com - Pemerintah mengklaim telah merampungkan beberapa infrastruktur bandara di Sulawesi. Bandara Banggai Laut, Bandara Taman Bung Karno, Bandara Bolaang Mongondow, dan Bandara Pohuwato akan diresmikan secara serentak oleh Presiden RI Joko Widodo yang terpusat di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri di Palu, Sulawesi Tengah.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan, Bandara Banggai Laut yang dibangun di Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah (Sulteng), untuk meningkatkan konektivitas di daerah tersebut, jadi salah satu yang akan di resmikan Jokowi.
Baca juga:
Prediksi Pergerakan Penumpang Pesawat di Bandara Soetta saat Mudik 2024
Kepala Bagian Kerja Sama Internasional, Humas, dan Umum Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara Kemenhub Mokhmmad Khusnu mengatakan, bandara tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam pembangunan infrastruktur dan konektivitas transportasi udara di Sulawesi Tengah.
Namun, Khusnu tidak menyebutkan secara pasti kapan hari dan tanggal peresmian bandara tersebut. Namun dia menegaskan bandara tersebut bakal diresmikan Presiden Jokowi.
Kepala Bandara Syukuran Aminuddin Luwuk yang juga Satuan Pelayanan (Satpel) Bandara Banggai Laut Nurul Anwar mengatakan pembangunan Bandara Banggai Laut telah dimulai sejak 2019, dan akan mulai beroperasi pada triwulan ketiga 2024. Bandara tersebut akan menjadi pusat konektivitas vital bagi pengembangan ekonomi, pariwisata, dan pertumbuhan wilayah.
"Saat ini masih dalam tahap awal, dengan panjang runway 1.200 x 30 meter yang hanya dapat didarati oleh pesawat Grand Caravan atau ATR72 Terbatas, rencananya akan dapat didarati oleh pesawat berjenis ATR72, sehingga mampu meningkatkan mobilitas dan konektivitas udara di wilayah ini," katanya.
Ia mengatakan, terminal bandara seluas 1.400 meter persegi diproyeksikan mampu menampung hingga 39.000 penumpang per tahun, untuk memberikan layanan yang nyaman dan efisien bagi para pengguna jasa transportasi udara khususnya bagi warga Banggai Laut dan sekitarnya.
"Kehadiran Bandara Banggai Laut merupakan bukti komitmen pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur dan konektivitas di seluruh Indonesia, serta memberikan peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Sulawesi Tengah," ujar Nurul.
Tercatat, dalam kurun waktu 2015-2023, Kemenhub dilakukan pembangunan bandara baru di 25 lokasi dan revitalisasi bandara di 38 lokasi. (*)
Baca juga: