Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Jemaah Mulai Beradaptasi Dengan Kondisi Makkah, Diminta Fokus Jaga Kesehatan

Alwan Ridha Ramdani - Senin, 11 Mei 2026

MerahPutih.com - Total calon jemaah haji Indonesia tahun ini (musim haji 1447 H/2026 M) adalah sekitar 221.000 jemaah, terdiri 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus. Ratusan ribu jemaah tersebut, saat ini secara bertahap menuju Makkah.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengimbau jemaah calon haji asal Indonesia untuk proaktif mengendalikan penyakit penyerta atau komorbid dan menghindari kelelahan agar ibadah di Tanah Suci berjalan optimal.

Kepala Seksi Kesehatan Daker Makkah PPIH Arab Saudi Edi Supriyatna, menekankan pentingnya adaptasi fisik dan pengaturan tenaga bagi para jamaah selama berada di Makkah.

"Harapannya kita menyesuaikan dengan situasi di sini. Artinya, jangan memaksa tenaga sampai kita lelah. Karena kalau sudah lelah, akan terjadi gangguan kesehatan yang berakibat tidak bisa melakukan ibadah dengan baik," ujar Edi di Makkah, Minggu (10/5).

Baca juga:

117.452 Jemaah Sudah Berada di Arab Saudi, Bersiap Hadapi Puncak Haji

Perlunya langkah antisipasi yang tepat berdasarkan pemetaan tren kesehatan jemaah yang baru tiba. Bagi jemaah calon haji gelombang kedua yang tiba di Makkah dari Jeddah, fokus utama tim kesehatan adalah memastikan kondisi komorbid bawaan dari Tanah Air, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan diabetes, tetap terkendali.

Pengendalian yang baik, kata ia, melalui kedisiplinan minum obat dan istirahat sangat diperlukan agar penyakit tersebut tidak kambuh saat berada di Tanah Suci.

Saat ini. jemaah calon haji gelombang pertama yang tiba dari Madinah sudah mulai beradaptasi dengan lingkungan. Namun, setelah menghabiskan waktu sekitar sembilan hari di Madinah, tantangan utama yang perlu diantisipasi adalah potensi gangguan kesehatan akibat faktor cuaca.

Edi mengingatkan bahwa cuaca yang berbeda dapat memicu kurangnya cairan atau dehidrasi dan kelelahan fisik.

Para jemaah calon haji diminta untuk senantiasa menjaga keseimbangan antara aktivitas fisik dan waktu istirahat, serta disiplin menjaga asupan cairan agar tubuh tetap bugar hingga puncak pelaksanaan ibadah haji. (*)

Baca Artikel Asli