Jalan ke Stasiun Kereta Cepat Halim Tergenang, Operasional Whoosh Tetap Aman
Kamis, 29 Januari 2026 -
MerahPutih.com - Akses jalan menuju Stasiun Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) di Halim, Jakarta Timur, terimbas banjir pada Kamis (29/1). Genangan air menyebabkan kepadatan lalu lintas dan berdampak pada mobilitas penumpang menuju stasiun.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyampaikan bahwa berdasarkan laporan Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, pada pukul 05.55 WIB terpantau genangan air setinggi 25 sentimeter di Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jakarta Timur. Ketinggian air kemudian meningkat hingga sekitar 50 sentimeter pada pukul 09.00 WIB.
Meski kondisi genangan mulai surut, kemacetan masih terjadi akibat pengaturan lalu lintas oleh petugas kepolisian di lokasi terdampak.
Baca juga:
Banjir Ganggu Transportasi, Transjakarta Sesuaikan Puluhan Rute
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan bahwa kepadatan lalu lintas tersebut berpotensi menyebabkan keterlambatan penumpang menuju Stasiun Halim.
Oleh karena itu, KCIC mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan moda transportasi alternatif, seperti LRT Jabodebek atau menggunakan exit Tol Halim.
“Penumpang disarankan memanfaatkan rute dan akses alternatif agar perjalanan menuju stasiun lebih lancar dan tidak terlambat,” ujar Eva di Jakarta, Kamis (29/1).
Sebagai langkah antisipasi, KCIC juga menyiagakan petugas tambahan di area Stasiun Halim. Petugas tersebut bertugas membantu kelancaran pergerakan penumpang, memberikan panduan jalur aman, serta memastikan keselamatan penumpang di tengah kondisi jalan yang licin.
KCIC juga memberikan kelonggaran bagi penumpang yang mengalami keterlambatan. Selama masih dalam batas waktu 15 menit setelah jadwal keberangkatan, penumpang tetap dapat melakukan reschedule tiket di loket stasiun.
Baca juga:
Banjir Jakarta Hari ini, Rute Transjakarta dan Miktorans Ikut Terdampak
Eva memastikan bahwa operasional Kereta Cepat Whoosh saat ini berjalan aman dan normal, tanpa keterlambatan perjalanan. Namun, apabila hujan dengan intensitas tinggi terjadi di jalur operasional, KCIC akan melakukan pembatasan kecepatan demi alasan keselamatan.
“KCIC terus memantau kondisi cuaca dan akses menuju stasiun secara berkala serta akan memberikan pembaruan informasi melalui kanal komunikasi resmi perusahaan,” tutup Eva.
Sebagai informasi, Kereta Cepat Whoosh merupakan kereta cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara yang melayani rute Jakarta–Bandung dengan kecepatan hingga 350 km per jam. Layanan ini beroperasi melalui empat stasiun utama, yakni Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar Summarecon. (Knu)