Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga

Jaap Stam Siap Jadi Tandem Michael Carrick di Manchester United, Bantah Mengemis Pekerjaan

Angga Yudha Pratama - Jumat, 08 Mei 2026

Merahputih.com - Legenda Manchester United, Jaap Stam, menyatakan kesiapan untuk mengisi posisi staf pelatih di bawah kepemimpinan Michael Carrick jika klub membutuhkan tenaga tambahan musim depan.

Pernyataan ini mencuat setelah kesuksesan Michael Carrick membawa Setan Merah memastikan tiket Liga Champions usai menumbangkan Liverpool pada akhir pekan lalu, yang sekaligus memperkuat posisinya sebagai kandidat manajer permanen.

Baca juga:

Nicky Butt Desak Manchester United Buang Empat Pemain Bintang, Siapa Saja?

Kesiapan Stam Membantu Michael Carrick

Dalam bincang-bincang di program The Wayne Rooney Show, mantan bek tangguh asal Belanda tersebut menegaskan ketertarikannya untuk kembali ke Old Trafford.

Meskipun memiliki keinginan besar untuk berkontribusi, pria berusia 53 tahun ini menekankan bahwa dirinya tidak dalam posisi meminta pekerjaan secara aktif. Prioritas utama saat ini tetap berada pada keputusan klub untuk meresmikan status manajer tim.

"Tentu saja. Itu sudah jelas. Ngomong-ngomong, saya tidak sedang mengemis pekerjaan di sini. Agar semua orang tahu, jika saya diminta, tentu saja saya akan datang. Yang terpenting adalah menunjuk manajer," ujar Stam.

Pentingnya Staf Kepelatihan Berpengalaman

Selain menyatakan kesediaan pribadi, Stam juga mendorong manajemen Manchester United untuk mempertimbangkan Wayne Rooney sebagai bagian dari staf pelatih.

Kehadiran mantan pemain yang memiliki pengalaman serta kualitas dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan teknis para pemain, terutama di era sepak bola modern yang menuntut detail tingkat tinggi.

Baca juga:

Manchester United Bakal Pakai Jersey Kandang 2026/27 di 2 Laga Terakhir Premier League

"Wayne Rooney dalam peran kepelatihan? Saya pikir itu bagus untuk klub besar untuk mendatangkan orang-orang berpengalaman dan berkualitas yang dapat berbicara tentang permainan dan membantu para pemain. Jika kesempatan itu ada, Anda harus mengambilnya," lanjutnya.

Menurut pandangan peraih treble 1999 tersebut, intensitas sepak bola saat ini memerlukan jumlah staf yang lebih banyak guna memoles pemain secara individual. Pembekalan alat dan strategi khusus bagi bek, gelandang, maupun penyerang akan memudahkan tim tampil lebih efektif dalam menjalankan gaya permainan di lapangan.

Baca Artikel Asli