MerahPutih.com - Beredar surat sosialisasi pergantian nama Jalan Mampang Raya menjadi Jalan Jenderal Besar DR AH Nasution yang ditandatangani oleh Lurah Kelurahan Mampang Ramli.
Surat itu berisi perihal sosialisasi dalam menindaklanjuti Instruksi Wali Kota Admininstrasi Jakarta Selatan Nomor 3 Tahun 2018 tanggal 8 Januari tentang Pelaksanaan Kajian dan Sosialisasi atas Permohonan Pergantian Nama Jalan Mampang Raya.
Dalam sosialisasi tersebut, ada perubahan nama pada jalan terusan dari Jalan HR Rasuna Said (Kuningan), yaitu mulai dari perbatasan Jalan Jenderal Gatot Soebroto, Jalan Mampang Raya, Jalan Buncit Raya (Jalan Warung Jati Barat) sampai dengan perbatasan Jalan Letjen TB Simatupang (Perempatan Lampu Merah) berubah menjadi Jalan Jenderal Besar DR AH Nasution.
Adapun Sosialisasi tentang perubahan nama jalan tersebut dilaksanakan dalam waktu 30 hari terhitung 18 Januari sampai dengan 18 Februari 2018.
Menyikapi hal tersebut, Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi membenarkan perihal adanya perubahan nama Jalan Rasuna Said menjadi Jalan Jenderal Besar AH Nasution.
"Iya itu dari Ikatan Keluarga Nasution mengusulkan supaya Jalan Buncit raya diberikan nama Jendral (Purn) Nasution. Ini cuma mengkaji saja, keputusan ada di provinsi," ujar Tri di Jakarta, Senin (29/1) malam.
Tri mengatakan, nama Jalan Jenderal Besar AH Nasution nantinya dimulai dari underpass Kuningan hingga perempatan lampu merah Jalan TB Simatupang. Menurut Tri, pergantian tersebut merupakan usulan dari Ikatan Keluarga Nasution.
"Iya mulai dari jalan depan itu yang halte underpass lagi dibangun sampai ke sana diujung. Kuningan lah sampai Kuningan ke selatan sana di TB Simatupang," kata dia.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyatakan akan menindaklanjuti permintaan pergantian nama Jalan tersebut.
"Nanti kita tindak lanjuti, kita akan lihat itu. Karena ada salah satu yang unik, ada seorang tokoh penting di dalam pengamanan Pancasila," ujar Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (30/1).
Anies menunjukan sinyal positif mengenai perubahan nama Jalan Rasuna Said. Menurut dia, Abdul Haris Nasution merupakan pahlawan yang mesti dikenang warga Jakarta.
"Abdul Haris Nasution justru beliau belum dikenang sebagai salah satu nama jalan. Nama jalan tentu simbolik, tapi simbol itu akan mengingatkan akan perannya," tutupnya. (Asp)
Baca juga berita lainnya dalam artikel: SEJARAH HARI INI: Pidato Emosional Jendral AH Nasution Saat Melepas Jenazah Perwira AD Korban G30S