Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup

Inggris Buka kembali Sekolah

Dwi Astarini - Senin, 08 Maret 2021

SETELAH proses panjang selama hampir setahun, pemerintah Inggris resmi membuka kembali sekolah, Senin (8/21). Pembukaan itu dilakukan dengan tujuan mencapai kenormalan baru. Pandemi COVID-19 yang menghantam Inggris membuat dunia pendidikan termasuk sekolah terkena imbasnya.

Banyak sekolah terpaksa tutup dan mengikuti kebijakan pemerintah pada sistem belajar daring. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menjelaskan pembukaan kembali sekolah merupakan langkah untuk menuju keadaan yang lebih baik.

“Pembukaan kembali sekolah Inggris untuk semua siswa pada Senin akan menandai langkah pertama kembali ke keadaan normal. Pembukaan kembali sekolah menandai upaya nasional yang sesungguhnya untuk mengalahkan virus ini," ujar Johnson seperti dilansir Reuters (7/3).

Baca Juga:

Buka saat Pandemi, Bioskop malah Sepi

Pemerintah Inggris telah memberi izin untuk membuka kembali sekolah secara bertahap dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan yang ketat. Tidak hanya itu, toko-toko juga akan dibuka untuk memulihkan perekonomian negara.

Pada tahap akhir di Juni nanti, pemerintah berharap semua peraturan dapat dijalankan secara tepat sehingga warga Inggris dapat menjalani kehidupan normal dengan utuh.

“Karena tekad setiap orang di negara ini, kami dapat mulai mendekati rasa normal. Membawa anak-anak kembali ke kelas merupakan langkah pertama," jelas Johnson.

sekolah
Protokol kesehatan yang ketat diterapkan. (foto: Unsplash/mira kireeva)

Pemerintah membuat peraturan bagi sekolah yang dibuka untuk melakukan tes COVID-19 pada setiap siswa. Program vaksin itu akan diberikan kepada hampir 22 juta warga Inggris untuk dapat terhindar dari risiko penyebaran COVID-19.

Kepala petugas medis Inggris, Chris Whitty, menjelaskan bagaimana tes COVID-19 diberikan kepada setiap siswa di sekolah-sekolah. “Setelah tiga tes awal di lokasi, siswa akan diberikan dua tes untuk digunakan setiap minggu di rumah. Hampir 57 juta tes telah dikirim ke sekolah dan perguruan tinggi di seluruh negeri," tutur Whitty seperti dilansir US News.

Seperti diberitakan BBC, sebagai bagian dari penerapan protokol keamanan kesehatan yang ketat, setiap siswa dan staf sekolah wajib memakai masker wajah selama berada di ruang kelas. Masker baru bisa dilepas jika jarak 2 meter bisa dipertahankan.

sekolah
Siswa PAUD dan taman kanak-kanak tidak wajib mengenakan masker. (foto: Unsplash/jerry wang)

Aturan berbeda diberlakukan bagi siswa PAUD dan taman kanak-kanak. Para siswa di tingkatan itu tidak diwajibkan mengenakan masker, tapi para guru, staf, dan pengantar wajib mengenakan masker wajah.

Aturan serupa juga berlaku bagi mereka dengan disabilitas dan mereka yang mengandalkan membaca gerakan mulut serta ekspresi wajah untuk berkomunikasi.

Pemerintah Inggris beserta jajarannya terus melakukan berbagai upaya agar kehidupan warga Inggris dapat berjalan secara normal di tengah penyebaran COVID-19 yang masih meningkat. (ard)

Baca juga:

Sekolah Diliburkan Karena Corona? Ini Deretan Situs Belajar Online yang Bisa Kamu Akses

Baca Artikel Asli