Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Gratis Hanya untuk Peserta BPJS Kesehatan Aktif

Zulfikar Sy - Kamis, 24 Desember 2020

MerahPutih.com - Akun Facebook Ainul Mustofa membagikan sebuah gambar yang berisi narasi menyebut Jokowi akan gratiskan vaksin hanya kepada peserta BPJS Kesehatan yang aktif.

NARASI:

“Syarat Vaksin Gratis Jokowi: BPJS Kesehatan Anda Harus Aktif? Kulihat kok mendadak kolam pada berhenti bersorak?”

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Pohon Natal Dipasang di Halaman Istana Negara

FAKTA:

Informasi mengenai penerima vaksin COVID-19 gratis harus peserta BPJS Kesehatan aktif merupakan klaim yang salah.

Faktanya, Presiden Jokowi menegaskan vaksinasi corona diberikan gratis untuk semua rakyat Indonesia dan tidak ada kaitannya dengan keanggotaan BPJS Kesehatan.

“Jadi vaksinasi itu untuk semua rakyat tidak terkecuali. Semuanya supaya kita bisa kembali hidup normal dan juga tidak ada kaitannya dengan anggota BPJS,” ujar Jokowi yang dikutip Jumat (18/12).

Tangkapan layar Facebook soal vaksin COVID-19 gratis hanya untuk peserta BPJS Kesehatan aktif. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)
Tangkapan layar Facebook soal vaksin COVID-19 gratis hanya untuk peserta BPJS Kesehatan aktif. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

Jokowi melanjutkan, vaksinasi akan dilakukan secara bertahap, terhitung mulai Januari 2021. Ia memastikan, vaksin yang diberikan pemerintah ke masyarakat tidak berbayar atau gratis.

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi juga menegaskan, vaksin gratis COVID-19 tidak ada hubungannya dengan kepesertaan BPJS Kesehatan

Menurutnya, vaksin diberikan gratis kepada masyarakat dan tanpa syarat. Ia juga menegaskan bahwa vaksin tersebut tidak terkait dengan keanggotaan atau keaktifan individu di BPJS Kesehatan.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Satu Keluarga Hanya Makan Terigu Gegara Pembagian Sembako Tak Merata

KESIMPULAN:

Atas penjelasan di atas, klaim vaknisasi COVID-19 digratiskan hanya kepada peserta BPJS Kesehatan yang aktif merupakan informasi menyesatkan. (Asp)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Jerman Bantu Bebaskan Rizieq Shihab

Baca Artikel Asli