Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai

Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026

MerahPutih.com - Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dikabarkan dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai. Isu ini beredar di media sosial tak lama setelah Purbaya dicopot dari jabatannya.

Informasi tersebut diunggah akun TikTok 'sanny.shannons' dan akun Facebook 'Nur Khasanah'. Keduanya membagikan video yang menampilkan mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengenakan seragam lengkap Bea Cukai beserta klaim bahwa ia diangkat jadi Kepala Bea Cukai.

Hingga Rabu (23/9) unggahan video TikTok 'sanny.shannons' menuai 14.300-an tanda suka dan 600-an komentar.

Sementara unggahan Facebook 'Nur Khasanah' telah disukai oleh 2.000-an pengguna dan dikomentari sebanyak 200-an kali.

NARASI:

“sudah siap belum, semakin ketar ketir pak purbaya diangkat menjadi kepala BeaCukai”

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG

FAKTA:

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) semula mengunjungi laman resmi Bea Cukai untuk mengetahui profil pejabat direktorat di bawah Kementerian Keuangan tersebut.

Pada laman profil pejabat diketahui bahwa direktorat tersebut dipimpin oleh seorang direktur jenderal, bukan kepala.

Berdasarkan laman tersebut, diketahui Direktur Jenderal Bea Cukai saat ini adalah Letjen (Purn.) Djaka Budhi Utama, bukan Purbaya.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Dunia Tempatkan Indonesia Jadi Negara Termiskin 2026

TurnBackHoax kemudian memanfaatkan Google Gemini untuk mengetahui konteks asli dari momen Purbaya dalam video tersebut.

Diketahui, Purbaya, yang saat itu masih menjabat sebagai Menteri Keuangan (Menkeu), menghadiri peringatan HUT ke-79 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada Oktober 2015.

Purbaya sendiri saat ini sudah dicopot dari jabatannya dan digantikan Suhaisil Nazara.

KESIMPULAN:

Jadi, unggahan berisi klaim “Purbaya diangkat jadi Kepala Bea Cukai” merupakan konten yang menyesatkan. (Knu)

Baca Artikel Asli