MerahPutih.com - Beredar informasi di media sosial yang menyebut, ratusan juta anak kekurangan gizi imbas program Makan Bergizi Gratis (MBG) diliburkan saat libur sekolah.
Disebutkan, sebanyak 500 juta anak kekurangan gizi karena tak mendapatkan MBG. Informasi ini diunggah akun Facebook “Informasi Berita” pada Selasa (30/6/2026) berisi narasi:
Narasi
Semenjak MBG diliburkan
Tercatat 500juta anak kekurangan gizi!!!
Diketahui, dilansir dari laman bps.go.id, jumlah seluruh penduduk Indonesia per Juni 2026 hanya sekitar 287 juta jiwa.
Kemudian jumlah penduduk Indonesia yang berumur 0-19 tahun per Februari 2026 hanya sekitar 88 juta jiwa.
Fakta
Jadi, klaim ada 500 juta anak kekurangan gizi usai MBG diliburkan seperti unggahan akun Facebook “Informasi Berita” hanya karangan saja.
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA ]: Program MBG Ditutup, Dananya Dialihkan ke Pendidikan
Sebagai informasi, dilansir dari bgn.go.id, BGN melakukan penyesuaian operasional program MBG.
Melalui Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026, ditegaskan bahwa selama periode hari libur tidak dilaksanakan pelayanan MBG bagi peserta didik maupun kelompok nonpeserta didik (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita).
Tidak ditemukan informasi valid dan pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.
Kesimpulan
Jadi, unggahan berisi klaim “500 juta anak kekurangan gizi usai MBG diliburkan” merupakan konten palsu. (Knu)