Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Headset untuk Bekerja Hybrid, Nyaman di Telinga

P Suryo R - Kamis, 25 November 2021

MASIH beradaptasi dengan pandemi COVID-19, salah satu yang dilakukan oleh perusahaan adalah menyesuaikan sistem kerja. Salah satunya dengan cara hybrid working, yang merupakan penggabungan dari sistem bekerja di kantor dengan bekerja dari rumah atau lokasi lainnya.

Salah satu perangkat yang cukup mendukung adalah penggunaan headset dengan kinerja yang maksimal. Menurut riset Global Jabra 2021 tentang hybrid working menujukan bahwa 85 persen pekerja mengatakan mereka lebih nyaman dalam bekerja, salah satunya adalah kualitas audio.

Baca Juga:

4 Inspirasi Desain Dapur yang Aestetik dan Minimalis

jabra
Jabra kembali hadirkan varian headset terbaru. (Foto; ist.)

Sejalan dengan hal tersebut, perusahaan audio dan video Jabra resmi meluncurkan piranti terbaru dari lini headset Evolve2 75. Perangkat headset ini, didesain untuk mengakomodir fleksibiltas kerja, dengan mengedepankan faktor kenyamanan dan konsentrasi, sehingga pengunna bisa meningkatkan produkvitasnya.

Lalu apa yang membedakan Evolve2 75 dengan headset biasa? seperti yang diungkapkan Country Manager Jabra Indonesia, Brodjo Koesworo Hadiputro dalam konferensi pers virtual, Rabu (24/11). Perbedaan yang paling terasa adalah soal kenyamanan.

“Coba saja pakai headset (bawaan dari gawai) empat jam berturut-turut. Pasti lama kelamaan akan terasa sakit dan panas di telinga,” ungkap Brodjo.

Menurutnya, hal ini berbeda dengan menggunakan perangkat headset enterprise yang memang ditujukan untuk keperluan conference call dengan durasi lama, seperti Evolve2 75. Perangkat ini sudah dilengkapi teknologi dual-foam yang unik, serta penutup telinga ergonomis dan desain bantalan telinga berbahan dasar kulit sintetis.

Baca Juga:

Pakai Cip Baru, MediaTek Janjikan Masa Pakai Baterai Lebih Lama

jabra
Evolve2 75 memiliki kelebihan meredam noise di sekitar. (Foto: Jabra)

Dengan kata lain, ventilasi telinga yang disempurnakan akan mengurangi tekanan di bagian telinga lainnya. Begitu juga soal kemudahan, Evolve2 75 sudah tersertifikasi dengan berbagai platform konferensi video, seperti Microsoft Teams, Google Meet, dan Zoom. Sehingga tombol kontrol dan fitur lain akan berjalan dengan baik dengan fitur pada platform.

“Contohnya di mikrofon, kalau dilipat bakal otomatis me-mute mikrofon (dari Zoom, Meet, dan Teams). Enterprise grade ini sangat berpengaruhm tujuannya sudah jelas, untuk senyaman mungkin mensupport produktivitas kita,” tambahnya.

Mikrofon pada Evolve2 75 juga dapat mengurangi noise dari sekitar penggunanya. Secara total ada delapan mikrofon pada headset ini, yang bekerja degan algoritma triple chipset Jabra. Ini merupakan kemampuan untuk dapat membedakan suara pengguna dengan kebisingan di sekitar pengguna.

Bila dipakai dengan dongle bawaannya, jangakauan Evolve2 75 diklaim bisa mencapai 30 meter, dan juga dapat terhubung dengan dua perangkat sekaligus. Daya tahannya untuk mendengarkan musik mencapai 36 jam, sementara talk time-nya mencapai 25 jam tanpa ANC dan busylight (lampu yang menyala saat pengguna sedang melakukan panggilan telepon). Perangkat Evolve2 75 juga mendukung fitur Google Fast Pair (untuk pengguna Android) tersedia mulai Januari 2022 dan harganya sekitar Rp6 juta. (far)

Baca Juga:

Ilmuwan Punya Ide Menjadikan Mars Sebagai Rumah

Baca Artikel Asli