Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Hasil Pembangunan IKN Baru Dirasakan 20 Tahun Mendatang

Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 04 Agustus 2024

MerahPutih.com - Pemerintah terus mematangkan rencana pada 17 Agustus 2024 akan diadakan upacara HUT Ke-79 RI pertama di IKN. Pembangunan di Kawasan tersebut terus dikebut.

Tercatat, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur yang dilakukan secara bertahap menelan investasi swasta senilai Rp 60 triliun sampai dengan saat ini.

"Investasi dari swasta itu hampir Rp60 triliun. Jangan banyak lihat yang hoaks-hoaks bahwa ini akan mangkrak, ini pembangunan tidak ada, investasi tidak ada. Jadi semua itu saya pastikan tidak benar," kata Deputi Sosial Budaya Pemberdayaan Masyarakat Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Alimudin pada ASN Festival 2024 di Jakarta, Sabtu (4/8).

Pada tahap awal hingga 2024, pembangunan IKN difokuskan kepada penyelesaian prasarana dasar seperti air minum, jalan tol, pusat perbelanjaan, dan beberapa fasilitas umum lainnya seperti rumah sakit dan pendidikan.

Baca juga:

Sistem Peringatan Dini Bencana di IKN Masih Tahap Awal

"Investasi swasta yang terlibat diantaranya pembangunan hotel, perumahan, mal dan lain-lain termasuk sekolah," ujarnya.

Ia menyampaikan, dalam waktu dekat akan dilakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang mana perbankan juga ikut.

"Informasi ini perlu saya sampaikan, karena kalau orang nyinyir-nyinyir seolah-olah IKN itu harus selesai di tahun ini. Enggak tahun ini adalah penyelesaian prasarana dasar," tegasnya.

OIKN segera menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk mempercepat pembangunan IKN. Menurutnya, regulasi harus disesuaikan dengan kebutuhan agar percepatan pembangunan bisa tercapai sesuai target pada 2045.

Baca juga:

Kemensetneg Ungkap Persiapan HUT ke-79 RI di IKN

"Proses pembangunan IKN masih panjang dan memerlukan waktu. Manfaat hasil pembangunan ibu kota negara akan dapat dirasakan ketika sudah 20 tahun berlalu," katanya.

Ia menegaskan, pembangunan IKN adalah bagian dari sejarah besar yang sedang dibentuk.

"Ini prosesnya masih panjang," ungkapnya. (*)

Baca Artikel Asli