Merahputih.com - Harry Maguire kembali menjadi pusat perhatian setelah manajer kawakan Inggris, Sam Allardyce, mendesaknya untuk segera pensiun dari Timnas Inggris akibat pernyataan terbuka Thomas Tuchel.
Situasi panas ini mencuat pasca laga persahabatan antara The Three Lions melawan Uruguay yang berakhir imbang 1-1 pada Sabtu (28/3). Meskipun Maguire tampil sebagai starter selama 90 menit penuh, posisinya di skuat nasional kini berada di ujung tanduk.
Thomas Tuchel secara blak-blakan mengungkapkan bahwa bek Manchester United itu kini bukanlah pilihan utama dalam skema pertahanannya. Tuchel lebih memprioritaskan mobilitas pemain lain untuk mengisi barisan belakang Saint George Cross.
Baca juga:
Harry Maguire Divonis 15 Bulan Penjara oleh Pengadilan Yunani, Siap Ajukan Banding
"Pikiran saya tidak berubah. Saya punya pemain pilihan yang akan menjadi starter untuk kita. Saya punya Ezri Konsa, saya juga punya Marc Guehi. Ini bukan rahasia lagi," ujar Tuchel sebagaimana dikutip dari Goal.
Pelatih asal Jerman tersebut juga menambahkan perbandingan kualitas antara pemain incarannya dengan Maguire.
"Saya melihat Trevoh Chalobah punya level mobilitas yang lebih tinggi ketimbang dia (Maguire). Juga John Stones, yang sayangnya sedang cedera dan belum bisa bergabung di kamp latihan," tambah Tuchel.
Kritik Pedas Sam Allardyce
Sikap dingin Tuchel memicu reaksi keras dari Sam Allardyce. Mantan pelatih Inggris tahun 2016 itu menilai pernyataan Tuchel sangat tidak menghargai kontribusi Maguire yang baru saja melakukan comeback setelah absen selama dua tahun.
Allardyce menyarankan agar Maguire mempertimbangkan untuk gantung sepatu dari level internasional daripada terus disepelekan.
"Ucapannya (Tuchel) terlalu brutal! Harry melalui masa sulit di Manchester United, mulai dari kehilangan ban kapten yang merembet ke tempatnya di Timnas Inggris," tegas Allardyce kepada Footy Accumulators.
Baca juga:
Keputusan di Tangan Maguire
Allardyce memuji ketangguhan mental Maguire yang mampu bangkit dari berbagai kritikan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, ia merasa sifat 'terlalu baik' Maguire justru merugikan sang pemain di bawah kepemimpinan Tuchel yang tampaknya sudah memiliki daftar pemain favorit tersendiri.
"Kalau saya sebagai Harry, saya pasti akan pikir-pikir apakah akan lanjut bergabung di kamp latihan. Harry memang bilang kalau komentar Tuchel tidak masalah baginya, tetapi menurut saya dia terlalu baik hati!," tutup Allardyce.