MerahPutih.com - Striker Bayern Munchen, Harry Kane mengungkaplan, bahwa Paris Saint-Germain (PSG) menjadi favorit juara Liga Champions 2025/26.
Namun, ia mengakui tidak akan menonton pertandingan tersebut, setelah harapannya untuk memenangkan Liga Champions bersama Bayern Munchen pupus usai disingkirkan tim asuhan Luis Enrique.
PSG memastikan kemenangan agregat 6-5 di semifinal melawan Bayern, meskipun kapten Inggris itu mencetak gol di waktu tambahan untuk memberi juara Bundesliga hasil imbang 1-1 di leg kedua, Kamis (7/5).
Kini, PSG akan menghadapi Arsenal di final Liga Champions 2025/26. PSG akan menjadi klub kedua di era Liga Champions, bersama Real Madrid, yang berhasil mempertahankan gelarnya.
Baca juga:
Bayern Munchen vs PSG Ricuh soal Handball Joao Neves, IFAB Tegaskan Wasit tak Salah
Harry Kane Dukung PSG Juara Liga Champions 2025/26
"Saya tidak tahu, itu tergantung di mana saya berada. Saat ini saya hanya kecewa. Sulit untuk menerimanya saat ini. Selama dua leg, kami memiliki cukup banyak momen untuk mendapatkan hasil yang berbeda, tetapi itu tidak berjalan sesuai keinginan kami," ujar Kane.
"Beberapa keputusan hari ini tidak menguntungkan kami dan [kami] memainkan banyak permainan sepak bola yang bagus, tetapi umpan terakhir tidak ada."
Serangkaian keputusan penting merugikan Bayern, termasuk kontroversi penalti di babak pertama ketika wasit Joao Pinheiro menolak permintaan Bayern untuk mendapat penalti, setelah Joao Neves melakukan handball.
Baca juga:
Arsenal Siapkan 'Bonus Gila' Buat Pemain jika Juara Premier League dan Liga Champions 2025/26
"Semua orang yang menonton pertandingan akan memiliki keputusan yang sama. Bagaimana Anda memberikan kartu kuning pekan lalu dan tidak memberikannya pekan ini, keduanya benar-benar gila," jelasnya.
PSG akan melaju ke final sebagai favorit kuat untuk mempertahankan Liga Champions melawan Arsenal, yang masih berupaya memenangkan gelar pertama klub di kompetisi ini.
Meskipune Kane mengatakan Arsenal memiliki peluang, tetapi dia percaya PSG adalah favoritnya.
"Pertandingan ini benar-benar seimbang. Dua tim yang sangat berbeda dalam cara bermain mereka, tetapi keduanya adalah tim yang sangat kuat. Ini akan menjadi final yang menarik," kata Kane.
"PSG sebagai juara bertahan mungkin berhak sedikit diunggulkan, tetapi secara keseluruhan, dua tim papan atas akan saling berhadapan dan pertandingan akan seimbang." (sof)