Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Harga Komoditas Cabai dan Bawang Merah Turun Signifikan

Zulfikar Sy - Kamis, 28 Juli 2022

MerahPutih.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melakukan pemantauan perkembangan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok secara harian melalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) di 216 pasar 90 kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Pada 27 Juli 2022, harga beberapa komoditas tercatat stabil jika dibandingkan bulan sebelumnya.
Komoditas tersebut di antaranya beras premium, telur ayam ras, dan bawang merah.

Sementara komoditas yang mengalami penurunan harga yaitu minyak goreng curah turun 8,81 persen menjadi Rp 14.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana turun 13,45 persen menjadi
Rp 19.300 per liter, minyak goreng kemasan premium turun 7,48 persen menjadi Rp 23.500 per liter.

Baca Juga:

Harga Kebutuhan Pokok Selama Bulan Juli 2022 Ini, Daging Cuma Turun Rp 100

Lalu, cabai rawit merah turun 21,98 persen menjadi Rp 74.200 per kg, cabai merah keriting turun 5,47 persen menjadi Rp 70.800 per kg, cabai merah besar turun 0,42 persen menjadi Rp 74.200 per kg, dan bawang merah turun 6,59 persen menjadi Rp 55.300 per kg.

Harga komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang merah mencatatkan tren penurunan signifikan.

"Hal ini merupakan efek dari beberapa daerah sentra di Pulau Jawa yang memasuki masa panen," ucap Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas), Kamis (28/7).

Baca Juga:

Mendag Klaim Harga Minyak Curah di Bawah Rp 14.000 Per Liter

Menurut Zulhas, tren penurunan diprediksi masih akan terus terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Secara rata-rata nasional, harga minyak goreng curah tercatat sebesar Rp 14.500 persen liter, turun 8,81 persen jika dibandingkan bulan lalu. Rata-rata harga minyak goreng curah di pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan sudah sesuai HET Rp 14.000 per liter, bahkan untuk Pulau Jawa dan Bali sudah mencapai Rp 13.026 per liter.

Sementara di provinsi lain juga sudah menunjukkan tren penurunan dengan rincian rata-rata harga untuk wilayah Sulawesi Rp 14.908 per liter, Nusa Tenggara Rp 16.125 per liter, Maluku dan Papua sebesar Rp 18.940 per liter.

Masyarakat dapat membeli minyak goreng curah rakyat (MGCR) di titik penjualan yang telah ditentukan.

Hingga saat ini, telah tersedia di 17.762 pengecer mitra pelaku usaha jasa logistik dan eceran (PUJLE) yang tersebar di 271 kabupaten/kota di 27 Provinsi dengan tanda khusus/spanduk
HET. (Asp)

Baca Juga:

Jepang Sampaikan Penghargaan atas Kepemimpinan Indonesia di G20 dan Kawasan

Baca Artikel Asli