Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Harga iPhone 16 hingga iPhone 17 Naik Rp 1,7 Juta, Ternyata ini Penyebabnya

Soffi Amira - Minggu, 13 September 2026

MerahPutih.com - Apple menaikkan harga sejumlah model iPhone yang ada saat ini, tepat setelah meluncurkan model-model terbarunya.

Langkah ini bertolak belakang dengan kebiasaan merek-merek smartphone pada umumnya.

Baca juga:

iPhone 18 Pro Max Tembus Skor 3,55 Juta di AnTuTu, Chip A20 Pro Unjuk Gigi!

Harga iPhone 16 hingga iPhone 17 Naik

Harga iPhone 16 naik
Harga iPhone 16 naik. Foto: Dok. Apple
>Kenaikan harga ini berlaku untuk iPhone 17, iPhone 17e, iPhone Air, dan iPhone 16. Masing-masing kini lebih mahal 100 dolar AS (Rp 1,7 juta) dibandingkan sebelumnya.

Sementara di Amerika Serikat, hal ini menjadikan harga dasar iPhone 17 sebesar 899 dolar AS (Rp 15,8 juta), iPhone 17e sebesar 699 dolar AS (Rp 12,3 juta), iPhone Air 1.099 dolar AS (Rp 19,3 juta), dan iPhone 16 varian 128GB sebesar 799 dolar AS (Rp 14 juta).

Harga baru ini mulai diberlakukan di semua wilayah tempat model-model tersebut masih dijual.

Hal ini tidak lazim karena Apple biasanya menurunkan harga HP keluaran tahun sebelumnya, begitu model terbaru hadir.

Baca juga:

iOS 27 Rilis 14 September 2026, ini Daftar iPhone yang Kebagian Update

Penyebab Harga iPhone 16 hingga iPhone 17 Naik

Penyebab harga iPhone 17 naik
Penyebab harga iPhone 17 naik. Foto: Dok. Apple
>Kenaikan harga saat ini dikaitkan dengan kelangkaan chip memori yang masih berlangsung. Hal itu dipicu oleh tingginya permintaan dari pusat data AI.

Sebelumnya, Apple telah menerapkan kenaikan harga serupa pada produk lain, seperti Mac, iPad, dan HomePod akibat kenaikan biaya komponen yang sama.

Waktu kejadian ini menunjukkan betapa kuatnya tekanan masalah rantai pasok terhadap harga konsumen, bahkan untuk HP yang sudah lama beredar di pasaran.

Baca juga:

iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur, Cek Spesifikasi hingga Harganya

Penawaran dari operator seluler dan program tukar tambah mungkin masih bisa meringankan beban bagi sebagian pembeli.

Namun, kenaikan harga resmi tersebut merupakan penyimpangan nyata dari strategi yang biasanya diterapkan Apple, sekaligus pertanda bahwa dampak kenaikan biaya komponen terus merambat ke seluruh pasar smartphone. (sof)

Baca Artikel Asli