MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo melantik tujuh orang Dewan Pengawas Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan tujuh anggota BPKH di Istana Negara, Jakarta, Rabu (26/7).
Ketujuh Dewan Pengawas BPKH itu adalah Yuslam Fauzi (Ketua merangkap anggota dari unsur masyarakat), Khasan Faozi (anggota dari unsur pemerintah), Moh Hatta (anggota dari unsur pemerintah), KH Marsudi Syuhud (anggota dari unsur masyarakat), Suhaji Lestiadi (anggota dari unsur masyarakat), Muhammad Akhyar (anggota dari unsur masyarakat), dan Abd Hamid Paddu (anggota dari unsur masyarakat).
Sedangkan tujuh anggota BPKH adalah Ajar Susanto, Rahmat Hidayat, Anggito Abimanyu, Beny Witjaksono, Acep Riana Jayaprawira, A Iskandar Zulkarnain, dan Hurriyah El Islamy.
Usai pelantikan Presiden Jokowi berharap, Badan Pengawas dan Anggota BPKH ini bisa meningkatkan pelayanan haji lebih baik.
"Kami ingin pelayanan jadi lebih baik. Badan ini akan lebih fleksibel dalam pengawasan, pengelolaan, keberangakatan, selama di sana sampai kepulangan jamaah haji," kata Presiden Jokowi.
Selain itu, Jokowi juga berharap BPKH bisa mengelola keuangan dengan baik dan dana yang ada bisa diinvestasikan sehingga keuntungan yang diperoleh bisa untuk menyubsidi ongkos atau biaya haji di masa mendatang.
"Dana yang ada bisa dikelola, diinvestasikan di tempat yang memberikan keuntungan yang baik. Sehingga dari keuntungan itu nanti bisa dipakai untuk menyubsidi ongkos-ongkos, biaya-biaya, sehingga nanti lebih turun, turun, turun terus," katanya.
Dalam acara tersebut turut hadir beberapa ketua lembaga negara di antaranya Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, dan Wakil Ketua MPR Hidayat Nurwahid.
Sedangkan beberapa Menteri Kabinet Kerja yang hadir di antaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono, Seskab Pramono Anung, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno. (*)
Sumber: ANTARA