Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Gubernur Pramono Klaim Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York

Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026

MERAHPUTIH.COM - GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengklaim pengelolaan transportasi umum Kota Jakarta saat ini lebih baik jika dibandingkan dengan kota metropolitan New York. Kesimpulan itu ia sampaikan setelah lawatannya ke Amerika Serikat bertemu dengan Wali Kota New York Zohran Mamdani.

Dalam pertemuan itu, keduanya membahas tantangan mengelola kota padat penduduk dengan persoalan yang dinilai memiliki kemiripan. Persoalan transportasi menjadi salah satu topik utama dalam pembahasannya bersama Mamdani.

"Saya bersyukur bahwa dalam hal penanganan transportasi sebenarnya di Jakarta jauh lebih baik jika dibandingkan dengan di New York," kata Pramono di Jakarta Pusat, Senin (28/9).

Pramono menyebut salah satu hal yang menjadi perhatian Mamdani yakni bagaimana Jakarta mengintegrasikan berbagai moda transportasi dengan dukungan subsidi pemerintah daerah.

Kepada Mamdani, Pramono menjelaskan pengelolaan transportasi Jakarta saat ini sudah berkembang dari sebelumnya yang hanya berfokus pada Transjakarta. Pemerintah kini mengintegrasikan berbagai layanan hingga mencakup wilayah penyangga.

Baca juga:

Pramono Soroti Kemacetan, Polusi, dan Sampah sebagai Tantangan Iklim Jakarta



"Wali Kota Mamdani bertanya kepada saya bagaimana penanganan Jakarta dengan penduduk 11 juta, dan kemudian dengan aglomerasi atau metropolitan-nya menjadi 42 juta, data resmi dari UN. Saya sampaikan bahwa kalau dulu yang diatur hanya Transjakarta, sekarang pengaturannya menjadi Transjabodetabek," jelasnya.

Pramono juga memamerkan perkembangan sistem transportasi Jakarta yang kini melibatkan sejumlah moda, mulai dari MRT, LRT, Transjakarta, Transjabodetabek, JakLingko, Mikrotrans, hingga KRL. Menurut Pramono, perluasan konektivitas antarwilayah menjadi salah satu kunci dalam mengatasi mobilitas warga Jakarta dan kawasan sekitarnya.

Selain transportasi, Pramono menyebut Jakarta dan New York menghadapi sejumlah persoalan yang hampir serupa sebagai kota besar dengan tingkat kepadatan dan keberagaman masyarakat yang tinggi, seperti pengelolaan bantuan sosial, keamanan, hingga pembiayaan kota.

"New York relatif persoalannya itu hampir sama dengan Jakarta, sebagai kota yang sangat padat, multikultur, multietnik, semua orang datang ke tempat itu sehingga demikian problemnya menjadi complicated," pungkasnya.(Asp)

Baca juga:

Pramono Pamer Integrasi Transortasi Jakarta ke Para Wali Kota Dunia di New York

Baca Artikel Asli