Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Gelaran MotoGP Mandalika Bakal Diterapkan Travel Bubble

Zulfikar Sy - Jumat, 21 Januari 2022

MerahPutih.com - MotoGP Mandalika 2022 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan berlangsung pada 18 hingga 20 Maret. Persiapan terus dilakukan seiring melihat perkembangan penyebaran COVID-19 di tanah air.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyatakan, gelaran MotoGP Mandalika 2022 harus tetap berlangsung.

Demi mendukung keberlangsungan perhelatan lomba balap internasional tersebut, penerapan koridor perjalanan antarnegara selama pandemi COVID-19 yaitu travel bubble (pola perjalanan khusus di tengah pandemi) untuk seluruh kru, pembalap, dan pihak resmi (ofisial) yang terlibat akan dilakukan.

Baca Juga:

MotoGP 2022 Terancam Batal, Sandiaga: Kita Tidak Terima Diancam

“Tidak ada perlakuan khusus terhadap pembalap, kru maupun ofisial yang akan berpartisipasi di gelaran balap motor paling bergengsi di dunia tersebut,” ungkap dia sebagaimana dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (20/1).

Sandiaga mengatakan, uji coba penerapan travel bubble sudah pernah dilaksanakan dalam perhelatan G20 di Bali dan Jakarta pada Desember 2021, serta gelaran World Superbike (WSBK) 2021.

Bahkan, persiapan penerapan protokol kesehatan (prokes) perjalanan antarnegara disebut akan ditingkatkan agar tidak memicu potensi kasus penyebaran COVID-19 yang diakibatkan oleh varian Omicron.

“Ini arahan dari Presiden (Joko Widodo) juga. Saya yakin semua pihak bergandengan tangan untuk menyiapkan dan memastikan bahwa MotoGP ini, sinyal kepada dunia kesiapan kita untuk menyelenggarakan event (kegiatan) internasional, seperti G20 dan konferensi internasional lainnya,” kata Menparekraf.

Baca Juga:

Jelang MotoGP Mandalika 2022, Cek Rekomendasi Hotel Dekat Sirkuit Mandalika

Meski terdapat keberatan dari CEO Dorna Sport Carmelo Ezpeleta karena ada aturan wajib karantina bagi peserta dan kru untuk mengikuti MotoGP, lanjutnya, pola travel bubble akan disiapkan dengan penuh kehati-hatian dan kewaspadaan.

Panitia penyelenggara MotoGP lokal dikatakan telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan melalui Satuan tugas (Satgas) COVID-19 berdasarkan prioritas pemerintah untuk pengendalian virus tersebut.

Selain itu, Menparekraf juga mengungkapkan bahwa pengendalian COVID-19 di Indonesia telah diberi apresiasi sebagai salah satu penanganan yang terbaik di dunia.

“Tentunya (prestasi pengendalian COVID-19) perlu kita jaga dan ini yang terus kita komunikasikan bahwa ada ketentuan travel bubble, yakni dalam 1x24 jam seluruh kru, pembalap, dan juga ofisial akan menjalani (ketentuan travel bubble) mulai dari ketibaan mereka di bandara sampai di hotel setelah menjalankan tes PCR. Ini telah disesuaikan juga dengan aturan Kementerian Kesehatan (Kemenkes),” ujar Sandiaga Uno.

Ia optimistis, gelaran MotoGP akan berkontribusi cukup signifikan untuk peningkatan ekonomi lokal dan nasional sebagaimana penyelenggaraan balapan WSBK 2021 yang telah meningkatkan geliat ekonomi hingga 20-25 persen.

“Ajang MotoGP ini akan lebih besar (tingkat ekonominya) minimal 3-4 kalinya,” ucap Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta. (*)

Baca Juga:

Tarif Homestay saat MotoGP Mandalika Diserahkan ke Warga

Baca Artikel Asli