Five Finger Death Punch Gandeng BABYMETAL di 'Album 20 Years – Best Of Volume 2'

Sabtu, 03 Januari 2026 - Dwi Astarini

MERAHPUTIH.COM - PERAYAAN dua dekade perjalanan karier band hard rock multi-platinum Five Finger Death Punch (5FDP) berlanjut melalui perilisan album terbaru bertajuk 20 Years of Five Finger Death Punch – Best Of Volume 2. Album ini resmi dirilis beberapa waktu lalu lewat Better Noise Music.

Album ini memuat 16 lagu ikonis yang direkam ulang, dilengkapi tiga materi live eksklusif yakni Wash It All Away, Wrong Side Of Heaven, dan Jekyll And Hyde. Proyek ini menjadi langkah strategis band untuk merebut kembali kendali atas katalog musik mereka setelah master rekaman versi lama dijual label terdahulu tanpa sepengetahuan 5FDP.

Album terbaru ini langsung mencuri perhatian penggemar musik metal, terutama lewat kehadiran single The End (2025 Version) yang menampilkan kolaborasi istimewa bersama BABYMETAL. Vokalis SU-METAL mengungkapkan bahwa proses kolaborasi tersebut dipenuhi energi yang intens. Ia menambahkan lirik berbahasa Jepang yang terinspirasi dari versi asli lagu tersebut. Ia menyebut bagian paling berkesan menurutnya adalah transisi menuju bridge, ketika vokalnya perlahan berpadu dan tenggelam dalam growl khas Ivan Moody, sebuah momen yang disebutnya mampu memicu rasa merinding.

Baca juga:

Penggemar Terkejut Konser Suga BTS dan Baby Metal Digelar di Tempat dan Hari Sama



Sebelumnya, Best Of Volume 1 telah dirilis dan menampilkan kolaborasi lewat single I Refuse bersama Maria Brink dari In This Moment. Kini kehadiran Volume 2 melanjutkan perayaan 20 tahun perjalanan 5FDP dengan menghadirkan deretan lagu hits global seperti Sham Pain, Blue On Black, dan Burn MF yang dikemas ulang dengan energi dan kekuatan baru.

Dengan catatan lebih dari 13 miliar stream, 17 single yang menduduki posisi nomor satu di Active Rock Radio, serta konser-konser sold out di berbagai belahan dunia, Five Finger Death Punch semakin menegaskan posisi mereka sebagai salah satu kekuatan paling dominan dalam ranah rock modern.(far)

Baca juga:

Rock in Solo 2025 Angkat Isu Ekologi, Musik Cadas Jadi Wadah Kritik Ketidakadilan

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan