Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Film 'Clarissa' Tayang 11 Desember 2026, Adaptasi Modern Novel Virginia Woolf Berlatar Nigeria

Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026

MerahPutih.com - Rumah produksi Neon resmi menetapkan jadwal rilis film drama terbarunya, Clarissa, yang akan tayang secara terbatas di bioskop mulai 11 Desember 2026. Film ini sebelumnya mencuri perhatian setelah diputar dalam program Directors' Fortnight di Festival Film Cannes.

Clarissa merupakan reinterpretasi modern dari novel klasik Mrs. Dalloway karya Virginia Woolf. Berbeda dari cerita aslinya yang berlatar London, adaptasi ini menghadirkan kisah tersebut di kota Lagos, Nigeria.

Film ini menjadi karya panjang kedua dari duo sutradara kembar Arie Esiri dan Chuko Esiri setelah debut mereka melalui Eyimofe (This Is My Desire).

Baca juga:

Peter Dinklage Bintangi Film Aksi 'The Reckoner', Ditulis Kreator John Wick dan Disutradarai Kenji Tanigaki

Sebelum dijadwalkan tayang di bioskop, Clarissa lebih dahulu diputar perdana dalam program Directors' Fortnight Festival Film Cannes. Film tersebut juga mencatat sejarah sebagai salah satu dari sedikit film Nigeria yang berhasil masuk dalam seleksi resmi festival tersebut.

Sejak penayangan perdananya, Clarissa memperoleh sambutan positif dari para kritikus film internasional.

Salah satu ulasan datang dari Jessica Kiang dari Variety, yang menilai kisah batin dalam karya Virginia Woolf berhasil 'hidup dan berkembang' melalui adaptasi ini meski berpindah latar dari London ke Lagos. Ia juga menyoroti penampilan Sophie Okonedo yang disebut 'luar biasa' dalam memerankan karakter utama Clarissa.

Baca juga:

Warner Bros Garap Film 'Siren Head', Monster Horor Viral Internet Merambah ke Format Layar Lebar

Kisah Satu Hari yang Mengubah Segalanya

Seluruh proses produksi Clarissa dilakukan di Nigeria. Film ini mengambil latar waktu selama satu hari dan mengikuti kehidupan seorang sosialita bernama Clarissa yang tengah mempersiapkan pesta di rumahnya di Lagos.

Di tengah kesibukan tersebut, Clarissa kembali bertemu dengan teman-teman lama dari masa mudanya. Pertemuan itu membangkitkan kembali kenangan tentang cinta, ambisi, serta luka masa lalu.

Seiring cerita berkembang, film ini menghadirkan refleksi emosional mengenai pilihan hidup dan konsekuensi yang menyertainya ketika para tokohnya mengenang perjalanan hidup yang telah mereka lalui.

Salah satu pendekatan menarik dalam film ini adalah pembagian karakter utama ke dalam dua periode waktu.

Karakter Clarissa muda diperankan oleh India Amarteifio, sedangkan versi dewasanya dimainkan oleh Sophie Okonedo. Pendekatan tersebut memperkuat lapisan emosional cerita yang bergerak antara masa lalu dan masa kini. (Tka)

Baca Artikel Asli