MERAHPUTIH.COM — SETIAP kali Han Seo-yoon terbangun dari tidur, ia melupakan semuanya. Termasuk cintanya, Kim Jae-won. Namun, suatu hari, Seo-yoon bertanya mengapa ia selalu menggambar wajah yang sama, padahal ia tak pernah mengingat sosok itu. Sayangya, ketika Seo-yoon akhirnya mengetahui siapa wajah itu, Jae-won telah pergi dari dunia ini.
Kisah film terbaru yang tayang di Netflix Even If This Love Disappears from the World Tonight bukanlah melodrama remaja biasa. Film ini mengaduk emosi tentang cinta, ingatan, dan pengorbanan. Film ini mengikuti kisah Han Seo-yoon, siswi SMA yang hidup dengan amnesia anterograd, kondisi yang membuatnya kehilangan seluruh ingatan tentang hari sebelumnya setiap kali ia tertidur.
Untuk bertahan, Seo-yoon mengandalkan buku harian, catatan kecil, foto, dan berbagai penanda visual. Setiap pagi menjadi awal yang benar-benar baru. Ia bahkan harus berjuang mengenal kembali orang-orang terdekatnya.
Di tengah keterbatasan itu, hadir Kim Jae-won, seorang remaja yang menjalani hidup tanpa tujuan jelas. Ia terlihat dingin dan acuh, seolah menjaga jarak dari emosi. Pertemuan mereka berujung pada hubungan palsu, sebuah kesepakatan dengan aturan ketat yang dibuat Seo-yoon demi melindungi dirinya dari luka yang terlalu dalam.
Namun, seperti banyak kisah cinta lainnya, perasaan tak bisa sepenuhnya dikendalikan. Hubungan yang semula pura-pura perlahan berubah menjadi nyata. Setiap hari, Jae-won harus membangun ulang kenangan, memperkenalkan dirinya kembali, dan jatuh cinta dari awal. Ia sadar bahwa semua itu bisa lenyap keesokan harinya.
Baca juga:
Choo Young-woo dan Shin Si-a Hangatkan Malam Natal lewat Film ‘Even If This Love Disappears Tonight’
Choo Young-wo, yang memerankan Kim Jae-won, menggambarkan karakternya sebagai sosok yang tampak dingin dan sinis, tetapi perlahan memperlihatkan kehangatan setelah bertemu Seo-yoon. “Peran ini menggambarkan romansa remaja klasik, tentang seseorang yang belajar memahami emosi dan makna cinta melalui pertemuan yang mengubah hidupnya,” ujarnya.
Sementara itu, Shin Si-ah menghadapi tantangan emosional besar sebagai Han Seo-yoon. Ia mendekati peran tersebut dengan satu prinsip utama: setiap adegan harus terasa seperti pengalaman pertama. “Seo-yoon ialah karakter yang ceria dan penuh energi khas remaja, tapi hidup dengan kesedihan sunyi karena penyakit yang perlahan merenggut kenangan dan identitasnya,” jelasnya.
Ketika kondisi Seo-yoon semakin memburuk dan rahasia yang disimpan Jae-won mulai terungkap, kisah ini bergerak menuju pilihan paling menyakitkan. Film ini pun mengajukan pertanyaan mendalam: jika ingatan menghilang, apakah cinta tetap bisa bertahan? Apakah memilih jalan yang terasa paling ringan benar-benar berarti mencintai seseorang?
Film Even If This Love Disappears from the World Tonight disutradarai Kim Hye-young. Film ini merupakan adaptasi Korea dari novel laris karya Ichijo Misaki, sekaligus remake dari film Jepang dengan judul yang sama. Berbeda dari versi Jepang yang menonjolkan kesenyapan dan emosi yang tertahan, versi Korea menghadirkan luapan perasaan yang lebih langsung dan intens, dirancang sebagai melodrama remaja yang dekat dengan sensibilitas penonton lokal.
Dengan latar kehidupan sekolah, dinamika persahabatan, keluarga, serta suasana musim dingin yang melankolis, Even If This Love Disappears from the World Tonight bukan sekadar kisah cinta remaja. Ini merupakan cerita tentang bagaimana perasaan bisa bertahan, bahkan ketika ingatan terus menghilang. Ini kisah cinta yang harus diperjuangkan ulang, hari demi hari.(dwi)
Baca juga:
Choo Young-woo Balik ke Genre Drama Romantis di 2026, Akting Bareng Kim So-hyun