MerahPutih.com - Kecelakaan lalu lintas terjadi ruas KM 498+800, tol Solo-Ngawi tepatnya di wilayah Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (13/7). Akibat kejadian tersebut enam orang tewas dan 14 orang mengalami luka.
Sukir (60) warga Mojokerto, Jawa Timur, pengemudi Isuzu Elf selamat dan dirawat di rumah sakit. Sementara itu, Balita Usia 9 Jadi Korban.
Kanit PJR Unit 7 Kartasura, Iptu Dwi Budi Utomo mengatakan, sopir minibus selamat mengalami luka pada kaki kiri dan dirawat di RS Ortopedi Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jateng. Total korban selamat dua orang, luka-luka 13 orang, dan enam meninggal dunia.
"Yang meninggal dari kejadian ini semua dari penumpang minibus. Ada balita berusia 9 bulan jadi korban,” kata Dwi, Sabtu (13/7).
Baca juga:
Kronologi Kecelakaan Beruntun di Tol Purbaleunyi yang Libatkan 11 Kendaraan
Dikatakannya, enam korban tewas saat ini sudah berada di kamar mayat RSUD Pandan Arang, Boyolali. Sedangkan korban luka-luka dirawat di empat rumah sakit, yakni RSUD Pandan Arang, RS UNS Solo, RS Ortopedi Sukoharjo, dan RS Moewardi Solo.
"Rombongan minibus ini merupakan wisata guru SD Al Falah Surabaya ini hendak rekreasi ke Gunung Kidul, Yogyakarta," katanya.
Ia menambahkan, korban meninggal dunia ada enam orang. Mereka terdiri dari empat orang dewasa dan satu anak serta satu bayi.
Berikut nama korban kecelakaan Jalan Tol Solo-Ngawi, AMF (4) warga Kalilom Lor 1/25 RT 03/RW 03, Kelurahan Tanah kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran Surabaya; A (9 bulan) warga Kalilom Lor 1/25 RT 03/RW 03, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran Surabaya.
Kemudiaan Achmad Rofiuzein (26) warga Kalilom Lor 1/25 RT 03/RW 03, Kelurahan Tanah kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran Surabaya; Abdul Manan (69), warga Kalilom Lor 1/25 RT 03/RW 03, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran Surabaya; Rifatul Fatati (27) warga Pepe RT 13/ RW 07 Desa Pepe,Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, dan Ahmad Fendi Ghozali (24) warga Teken RT 01/RW 04, Desa Teken Glagahan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. (Ismail/Jawa Tengah)