MerahPutih Kesehatan – Hampir setiap pria ingin memiliki tubuh yang proporsional, ideal, dan bahkan seksi. Banyak cara dilakukan kaum pria untuh mendapatkan tubuh ideal, ada yang berolahraga secara teratur mulai dari olahraga ringan hingga olahraga berat.
Meski olahraga bagus untuk kesehatan, tapi jika dilakukan secara berlebihan tentu saja akan menimbulkan efek yang tidak baik bahkan fatal. Itulah yang akan terjadi jika seorang pria terlalu banyak melakukan olahraga berat di tempat fitness. (Baca: 4 Tips Menjaga Kesehatan Mata)
Jika hanya cidera otot itu hanya masalah kecil, cidera otot akan segera pulih dengan sendirinya. Tapi bagaimana dengan Dysmorphia otot? Ini akan menjadi masalah yang cukup serius bahkan menghawatirkan.

Seperti yang dilansir news.com.au, Dysmorphia otot adalah kondisi mental, atau gangguan citra tubuh, di mana seseorang menjadi terobsesi dengan mendapatkan massa otot besar dan menjadi lebih kuat. Orang melihat dirinya sebagai terlalu kecil, atau kurus, tetapi sering jauh di atas rata-rata tubuh berotot.
Selain itu, jika seseorang sudah mengidap Dysmorphia otot, otaknya akan selalu menstimulasikan agar tampil telanjang dada di hadapan orang. Karena penyakit ini pula, penderitanya akan kesulitan makan. (Baca: Studi: Ukuran Penis Orang Indonesia Terkecil Ke-3 di Dunia)
Sebuah penelitian di Australia menyebutkan, hampir setengah dari pria yang menderita Dysmorphia otot ingin mencoba bunuh diri karena tekanan emosional dan depresi yang berlebihan.
"Tekanan mental dan emosional penyakit ini menyebabkan penderitanya selalu mencoba menyakiti diri sendiri," jelas Morgan, seorang peneliti di Universitas Queensland.
"Untuk beberapa pria, kekhawatiran tinggi tentang otot-otot dapat menjadi bagian dari gangguan makan, ditandai dengan persepsi terdistorsi tentang bentuk otot hingga berkurangnya nafsu makan,” tambahnya.
Walau bagaimana pun, sesuatu yang dilakukan secara berlebihan tentu saja tidak akan baik. Semuanya harus dilakukan sesuai porsinya dan harus seimbang tentunya.