MerahPutih.com - Diskoria kembali menunjukkan kecintaannya terhadap rilisan fisik dengan menghadirkan album INTONESIA dalam format kaset edisi sampul selongsong.
Bagi Diskoria, rilisan fisik memang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan musikal mereka. Jauh sebelum merilis album debut INTONESIA, duo ini telah aktif menghadirkan karya dalam berbagai format fisik, mulai dari mixtape kompilasi hingga piringan hitam berisi remix sejumlah lagu mereka.
Dalam proses pengerjaan album INTONESIA, Diskoria bersama label Suara Disko berkomitmen menghadirkan karya tersebut tidak hanya dalam format digital, tetapi juga melalui medium visual dan rilisan fisik.
Menurut mereka, musik dengan warna pop, pop kreatif, disko, hingga nuansa retro akan terasa lebih utuh ketika dinikmati lewat format analog.
Baca juga:
Diskoria Kenalkan Personel Baru Dalam Peluncuran Album Perdana 'Intonesia'
Setelah merilis versi piringan hitam dengan dua varian warna pada 2025, kini Diskoria kembali menghadirkan INTONESIA dalam format kaset melalui kolaborasi bersama Orange Cliff Records.
Perilisan ini juga tetap menampilkan pengembangan ilustrasi karya Kendra Ahimsa yang menjadi identitas visual album tersebut.
Melalui kerja sama dengan Orange Cliff Records, kaset “INTONESIA” didistribusikan ke berbagai toko musik di Pulau Jawa dan turut tersedia di sebuah toko musik di Brunei Darussalam.
Kaset edisi khusus ini mulai dapat diperoleh publik sejak 8 Mei 2026.
Baca juga:
Piringan Hitam 'INTONESIA', Selebrasi Musik dan Arsip Budaya Pop ala Diskoria
Perwakilan Diskoria, Merdi dan Daiva, mengungkapkan kecintaan mereka terhadap rilisan fisik sudah tumbuh jauh sebelum Diskoria terbentuk.
Sebagai kolektor dan pegiat musik fisik, keduanya merasa kebiasaan tersebut memiliki pengaruh besar terhadap perjalanan kreatif Diskoria.
Karena itu, ketika akhirnya dapat merilis karya sendiri, menghadirkannya dalam format fisik menjadi kepuasan sekaligus kebutuhan tersendiri bagi mereka.
Album INTONESIA sendiri merupakan album penuh pertama Diskoria yang resmi dirilis pada 11 April 2025.
Album tersebut memuat 11 lagu berbahasa Indonesia dan melibatkan sejumlah co-producer serta kolaborator dari berbagai latar musik. (Far)