Merahputih.com - Manchester City gagal mengawali musim 2026/2027 dengan trofi setelah takluk 0-3 dari Arsenal pada ajang Community Shield 2026 di Stadion Millennium, Cardiff, Minggu (16/8) malam WIB.
Tiga gol Arsenal masing-masing dicetak Riccardo Calafiori pada detik ke-23, Kai Havertz menit ke-28, dan Martin Odegaard pada menit ke-48.
Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, menilai gol cepat Calafiori menjadi titik balik yang sangat memengaruhi jalannya pertandingan.
Baca juga:
Rodri Mangkir dari Latihan Perdana di Manchester City demi Gabung Barcelona
Menurut Maresca, timnya sebenarnya mampu memberikan respons positif setelah tertinggal. Namun, sejumlah peluang yang didapat gagal dikonversi menjadi gol.
Saya rasa sebagian besar pertandingan ini ditentukan oleh gol pertama yang kami kebobolan,
ujar Maresca dikutip Merahputih.com dari laman resmi Man City.
“Sayangnya, setelah 30 detik kami kebobolan gol pertama. Saya rasa reaksi kami sudah bagus. Sebelum mereka mencetak gol kedua, kami memiliki tiga atau empat peluang untuk mencetak gol dan menyamakan kedudukan.”
Maresca Soroti Penyelesaian Akhir
Maresca juga menyesalkan kegagalan para pemain Manchester City memanfaatkan peluang yang tercipta.
Situasi kemudian semakin sulit setelah Arsenal mencetak gol kedua dan ketiga. City pun kesulitan mengejar ketertinggalan hingga pertandingan berakhir.
Baca juga:
Manchester City Dikejar Deadline Chelsea, Harus Siapkan Rp 2,8 Triliun untuk Enzo Fernandez
“Sayangnya kami melewatkan peluang dan setelah gol kedua, keadaan menjadi lebih sulit,” kata Maresca.
Kekalahan telak tersebut juga memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan Manchester City menghadapi musim baru.
Jadi Bahan Evaluasi
Maresca mengakui hasil ini menjadi perhatian, tetapi ia menegaskan timnya masih memiliki banyak waktu untuk berbenah.
“Secara umum saya selalu khawatir, bahkan ketika kami memenangkan pertandingan. Jadi bayangkan bagaimana rasanya jika kami tidak memenangkan pertandingan tersebut,” tuturnya.
Maresca memastikan akan menggunakan pertandingan melawan Arsenal sebagai bahan evaluasi sebelum tim kembali menjalani persiapan menghadapi laga berikutnya.
“Ini baru permulaan, masih banyak hal yang perlu kami perbaiki. Saya rasa reaksi setelah kebobolan gol pertama sudah bagus. Sekarang kami akan mencoba mengatur ulang dan menganalisis pertandingan, serta mulai memikirkan pertandingan selanjutnya pada Selasa,” pungkasnya.