MERAHPUTIH.COM - RENCANA penambahan kursi menjadi 40 menteri di pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto menuai sorotan. Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menyarankan Prabowo menghapus jabatan yang tak perlu di kabinet.
“Justru yang perlu dikurangi ialah wakil menteri (wamen),” ungkap Jerry kepada awak media di Jakarta, Jumat (10/5). Ia menjelaskan jabatan Wamen justru jarang dilakukan di negara lain.
“Di negara-negara maju sangat jarang ada wamen,” imbuh Jerry. Ia juga menyarankan Prabowo untuk menghapus rangkap jabatan yang selama ini jamak dilakukan di pemerintahan Joko Widodo.
Baca juga:
Gibran Akui Kementerian Baru Kabinet Prabowo Butuh Anggaran Besar
"Aturannya maksimal tiga jabatan merangkap. Kalau itu tak terlalu bermasalah,” imbuh Jerry. Ia pun menambahkan isu penambahan kementerian sebenarnya realistis. Asalkan semua kementerian diisi para ahli atau pakar di bidangnya. Bukan sekadar bagi-bagi jabatan.
“Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka jangan sampai asal memilih menteri tanpa melihat kualifikasi dan latar belakangnya," pungkas Jerry.(knu)
Baca juga:
Pengamat Prediksi Kabinet Prabowo-Gibran akan Gemuk, Berpotensi Rombak Undang-Undang