Chelsea Menang Tipis Lawan Pafos, Gol Tunggal Caicedo Selamatkan Debut Liam Rosenior di Liga Champions

Kamis, 22 Januari 2026 - Wisnu Cipto

MerahPutih.com - Debut pelatih kepala baru Chelsea, Liam Rosenior di Liga Champions berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 atas Pafos di Stamford Bridge, Kamis dini hari tadi.

Satu-satunya gol Chelsea datang dari Moises Caicedo (78'). The Blues dibuat susah payah melawan tim dari Siprus yang bertahan mengandalkan serangan balik, meski punya 68 persen penguasaan bola dan total 18 tendangan.

Baca juga:

Liam Rosenior Pusing 7 Keliling, 'The Blues' Dihantam Badai Cedera

6 Penyelamatan Kiper Pafos

Aksi gemilang Jay Gorter, kiper Pafos, melakukan enam penyelamatan krusial sukses menggagalkan peluang emas Chelsea. Gol sempat tercipta pada menit ke-16 melalui sundulan Enzo Fernandez, tetapi dianulir wasit karena pelanggaran.

Gorter kembali menunjukkan refleks luar biasa dengan menahan tendangan jarak dekat Moises Caicedo pada menit ke-35 dan tembakan keras Jorrel Hato di penghujung babak pertama.

Memasuki babak kedua, Chelsea terus menekan. Estevao dan Pedro Neto sempat menciptakan peluang, namun lagi-lagi dimentahkan oleh Gorter.

Baca juga:

Bikin Blunder Fatal Lawan Arsenal, Fans Chelsea Murka Minta Robert Sanchez Dijual

Caicedo Jadi Penentu Kemenangan

Gol yang ditunggu akhirnya hadir pada menit ke-78. Dari situasi sepak pojok, Caicedo menyambut bola dengan sepakan akurat yang tak mampu dihalau Gorter.

Skor 1-0 bertahan hingga akhir laga. Satu-satunya Gol Caicedo itu sekaligus menjadi momen penting yang memastikan kemenangan perdana Rosenior di Liga Champions.

Baca juga:

Bungkam Inter di Kandang, Arsenal Catat Rekor Kemenangan 100% di Puncak Klasemen Liga Champions

Laga Terakhir Lawan Napoli

Tambahan tiga poin ini menempatkan Chelsea di posisi kedelapan klasemen dengan 13 poin. Pada laga terakhir, The Blues akan bertandang ke Stadion Diego Armando Maradona menghadapi Napoli.

Sementara itu, peluang Napoli untuk lolos otomatis sudah pupus. Dilansir Antara, tim asuhan Antonio Conte itu hanya memiliki kesempatan melalui jalur play-off setelah tertahan di peringkat 25 dengan delapan poin. (*)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan