Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Charita Utami Ceritakan 5 Stages of Healing di Single 'Toreh'

Febrian Adi - Minggu, 04 Desember 2022

NAMA Charita Utami mungkin masih terasa asing bagi banyak pendengar musik, tapi sepak terjangnya dalam blantika musik berkata sebaliknya. Dara murah senyum ini lama melintang bersama beberapa grup. Antara lain Midnight Quickie dan The Trees & The Wild. Terakhir ia pernah membentuk duo bersama Yudhistira Mirza.

Kali ini Charita Utami memutuskan untuk bersolo dan memperkenalkan diri dengan debut single "Toreh" yang rilis pada awal Desember 2022 ini. Karya pembuka ini membawakan nuansa musik elektronika yang lain dari apa yang biasa dibawakan. Belakangan, diketahui memang ia banyak terpapar dengan nada-nada bernuansa alam dan juga ambience.

Baca juga:

MK Tolak Seluruh Gugatan dari Musica Studio

“Proyek ini bisa dibilang cukup personal bagiku, karena di proyek ini aku hanya ingin mengeluarkan berbagai perasaan negatif seperti amarah. Agar aku bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi,” ungkap Charita dalam keterangan yang diterima Merahputih.com Sabtu (3/12).

Deru atmosfer misterius bisa dirasakan sejak detik pertama "Toreh" dimainkan. Seperti nada berbisik, Charita Utami menanggalkan nada-nada mengawang dalam lagu tersebut. Menggunakan lirk bahasa Indonesia, lagu ini terasa begitu gelap tapi seakan mengajak pendengar ke tempat yang lebih terang selama lagu berjalan.

Baca juga:

Lightcraft Ajak Pendengar Syukuri Hal Kecil lewat Video Musik 'Permanence'

Bersama Ammir Gita selaku arranger,dan juga dibantu Jevin Julian pada synthesizer, Charita Utami berusaha menyampaikan rasa sembuh dan tumbuh dengan merepresentasikan bertemakan 5 stages of healing. Mulai dari grief and denial, anger, bargaining, depression, dan acceptance.

Tema ini akan menemani para pendengar dalam menikmati karya-karya besutan Charita Utami selanjutnya. Ia merencanakan sebuah mini album yang menyertakan lagu "Toreh" ini. Bebunyian yang dikemas semakin luar biasa dengan sentuhan Reney Karamoy yang dipercayakan untuk mixing & mastering di studio Sonic Garage.

Charita Utami lahir di Palembang 9 November 1988. Ia memulai perjalanan bermusik pada 2008 bersama The Trees and The Wild. Ia lalu melahirkan dua album bertajuk Rasuk pada 2009 dan Zaman Zaman pada 2016.

Selang beberapa tahun kemudian, tepatnya pada 2012, Charita Utami memutuskan untuk membentuk grup EDM bernama Midnight Quickie, lalu menerbitkan sebuah album berjudul Being Bad Feels Good di 2014. (far)

Baca juga: The Jansen Kenalkan Personel dalam Single Terbaru 'Planetarium'

Baca Artikel Asli