Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Cegah Penyebaran Virus Corona, Anies Tiadakan CFD 2 Pekan

Andika Pratama - Rabu, 11 Maret 2020

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta memutuskan selama dua pekan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Sudirman-MH. Thamrin ditiadakan sementara.

Langkah itu penting dilakukan untuk meminimalisir dan mencegah potensi penularan virus corona di lokasi keramaian. Hal itu dikatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (11/3).

Baca Juga

Pemerintah Waspadai Penyebaran Virus Corona Melalui Transmisi Lokal

"Untuk Car free day dua pekan ke depan demi menjaga dan melindungi warga jakarta dari potensi penularan, maka dua minggu ke depan Pemprov DKI meniadakan hari bebas kendaraan bermotor," kata Anies.

Anies melanjutkan, pihaknya akan memutuskan kelanjutan acara CFD setelah pihaknya memantau perkembangan virus mematikan yang berasal dari kota Wuhan, Tiongkok itu.

Anies
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Rabu (11/3). Foto: MP/Asropih

"Ini kita lakukan sambil melihat bagaimana perkembangan penularan corona virus ini. Sesudah dua minggu kita riview tapi minggu depan dan minggu berikutnya hbkb ditiadakan," tuturnya.

Seperti diketahui, Minggu (8/4) kemarin Pemprov DKI tetap menggelar Car Free Day (CFD) di Sudirman-Thamrin. Meskipun ada larangan yang dikeluarkan Pemprov DKI soal kegiatan yang bersifat kerumunan.

Baca Juga

Ekonomi Belum Stabil akibat Virus Corona, Pemerintah Tunda Kenaikan Tarif Tol

Larangan itu diterbitkan Pemda DKI untuk mencegah penularan virus corona yang saat ini mulai merebak ke Indonesia.

Meski demikian Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI, Syafrin Liputo mengatakan pihaknya menggunakan alat pengukur suhu tubuh atau thermal gun di enam titik di lokasi CFD.

Enam lokasi itu yakni, Bundaran Air Mancur Patung Arjuna Wiwaha atau Patung Kuda, Sarinah, Bundaran HI, Dukuh Atas, Taman Budaya, dan Ratu Plaza.

"Ini ditempatkan petugas dinkes untuk melakukan sosialisasi dan pengukuran suhu untuk masyarakat dengan thermal gun tadi. Jadi kita sudah koordinasi," kata Syafrin di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (6/3).

Baca Juga

Pemprov DKI Resmi Tunda Formula E

Sementara itu, hingga Selasa (10/3) sore kemarin ada 27 orang yang dinyatakan pasien positif Covid-19 di Indonesia.

"Dari hasil laboratorium yang kita dapatkan sampai dengan siang hari tadi dan berdasarkan hasil analisis bersama para ahli," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto. (Asp)

Baca Artikel Asli