Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Cegah Mobil Terbakar Saat Isi Bensin

Raden Yusuf Nayamenggala - Senin, 07 Desember 2020

KEJADIAN mobil terbakar saat isi bensin di SPBU sering terjadi. Namun, bukan berarti kamu harus parno saat isi bensin. Hal tersebut bisa kamu cegah jika langkah pengisian bensin tepat.

Siaran pers yang diterima merahputih.com dari Auto2000 menjelaskan beberapa langkah untuk kamu lakukan agar mobil tidak terbakar saat isi bensin. Apa saja?

Baca juga:

Tips Jitu Mengemudi Aman di Sekitar Truk

Patuhi prosedur standar keamanan yang diterapkan oleh pihak pom bensin (Foto: pixabay/skitterphoto)

Pertama, matikan mesin mobil. Cara ini merupakan prosedur standar yang kerap diingatkan oleh petugas SPBU, tapi terkadang diabaikan banyak pengendara.

Padahal, mesin mobil yang menyala dapat memicu terjadinya percikan api ketika bertemu uap bensin. Terlebih bila ada masalah di sistem kelistrikan mobil seperti kabel busi bocor.

Kedua, jangan gunakan ponsel. Uap bahan bakar sanggup menjalar dari celah antara nozzle pengisian dan lubang tangki bensin yang sedang melakukan pengisian bahan bahar. Saat bertemu energi listrik dari sinyal ponsel, potensi terbakar bisa muncul.

Ketiga, jaga jarak aman. Kamu harus menjaga jarak aman dengan mobil lain di dalam SPBU. Bila mobil di depanmu terbakar, masih ada cukup ruang untuk menghindar.

Keempat, kurangi kecepatan mobil hingga di bawah 10 km/jam saat memasuki area SPBU. Cukup stabilkan kecepatan 5 km/jam di area dispenser untuk menghindari risiko kecelakaan. Langkah ini juga membuat kecelakaan tidak berakibat fatal, karena efek tabrakan tidak terlalu besar.

Tips Kelima siapkan alat pemadam api ringan (APAR) di dalam mobil. APAR sangat berguna untuk memberikan pertolongan pertama pada mobil terbakar.

Baca Juga:

Fokus saat Mengemudi di Jalan Menanjak

Pastikan kondisi mobil dalam kondisi prima dan tidak ada kebocoran pada kabel-kabel (Foto: pixabay/elasticComputeFarm)

Keenam, lepas safety belt. Alasannya sederhana, saat kondisi darurat, semua penumpang mobil bisa keluar dari mobil dengan cepat.

Dalam situasi panik, penumpang justru akan kesulitan membuka safety belt karena secara otomatis mengunci ketika tubuh bergerak tiba-tiba.

Ketujuh, perhatikan nozzle pengisi dan lubang tangki bensin. Pastikan nozzel pengisi bensin menyentuh mulut lubang tangki bensin untuk menghindari timbulnya listrik statis yang bisa menyulut api. Pastikan juga operator SPBU tidak mengangkat nozzle apabila masih ada bensin menetes.

Terakhir, jaga kondisi mobil. Pastikan mobil tidak ada kerusakan seperti kabel busi bocor, yang bisa memicu kebakaran di pom bensin. Pastikan mobil selalu dalam kondisi prima dengan melakukan servis berkala. (ryn)

Baca Juga:

10 Tahun Lagi di Inggris Hanya Ada Mobil Listrik

Baca Artikel Asli