MerahPutih.com - Pesta olahraga SEA Games 2021 Vietnam, segera di buka pada 12 Mei dan akan berlangsung sampai 21 Mei. Kontingen atlet Asia Tenggara sudah secara bergelombang datang ke Hanoi.
Brunei Darussalam bakal menjadi kontingen paling minimalis dalam ajang ini. Negara dengan kekayaan tertinggi di Asia Tenggara ini, tercatat hanya diperkuat 23 atlet yang bertanding di empat cabang olahraga yakni pencak silat, wushu, karate, dan esports.
Baca Juga:
Tim Kickboxing Indonesia Targetkan 2 Medali di SEA Games 2021
Saat ini, atlet masih berlatih secara terpusat di kompleks olahraga nasional Hassanal Bolkiah dan dijadwalkan bertolak ke Vietnam pada 6 Mei.
Jumlah atlet yang dikirim ke Hanoi merupakan paling kecil sepanjang sejarah keikutsertaan Brunei dalam pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Paling banyak terjadi saat Brunei menjadi tuan rumah SEA Games edisi ke-20 pada 1999 yakni berjumlah 370 orang. Kemudian juga pernah mengirim dengan jumlah kontingen besar berjumlah 271 atlet pada SEA Games 2025 di Manila, Filipina.
Adapun pada penyelenggaraan SEA Games terakhir pada 2019 yang juga bergulir di Filipina, Brunei Darussalam mengirim 87 atlet dengan hasil dua emas, lima perak, dan enam perunggu.
Sepanjang sejarah SEA Games, total mengoleksi 14 medali emas, 55 perak, dan 163 perunggu. Hasil tersebut menempatkan Brunei di urutan ke-10 dalam daftar perolehan medali terbanyak pada pesta olahraga dua tahunan tersebut.
Posisi pertama Thailand dengan 1.885 emas, 1.930 perak, 1.943 perunggu. Indonesia di urutan kedua dengan 1.824, 1703 perak, 1.780 perunggu. Posisi ketiga Malaysia dengan 1.303 emas, 1.273 perak, 1.685 perunggu.
Baca Juga:
20 Pemain Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2021
Sementara itu, Panitia penyelenggara SEA Games, terpaksa membatalkan tiga nomor perlombaan/pertandingan karena jumlah peserta kurang dari ketentuan.
Dua nomor berasal dari cabang olahraga atletik yakni tolak peluru putri dan lontar martil putra yang hanya diikuti dua negara, demikian keputusan yang diumumkan dalam Delegation Registration Meeting di Hanoi, Selasa (3/5) seperti dilansir Vietnam News, Rabu.
Nomor tolak peluru putri hanya diikuti peserta dari Thailand dan Indonesia. Sementara lontar martil putra hanya Thailand dan Malaysia yang mendaftar. Berdasarkan peraturan, event akan bergulir setidaknya jika ada tiga negara yang ikut serta.
Sebelumnya, kondisi serupa juga terjadi pada cabang olahraga bola tangan, tepatnya bola tangan pantai putri karena hanya Vietnam dan Thailand yang ambil bagian.
Alhasil, pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara edisi ke-31 ini akan menampilkan persaingan atlet dari 40 cabang olahraga dengan 523 nomor pertandingan dari 526 yang direncanakan. (*)
Baca Juga:
Emilia Nova Jadi Atlet Perempuan Pertama Pembawa Bendera Indonesia di SEA Games