MerahPutih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi adanya peningkatan curah hujan di berbagai wilayah Indonesia pada awal Mei 2026.
BMKG menyebutkan, kondisi cuaca secara umum didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Namun, masyarakat diminta mewaspadai potensi peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah daerah.
Wilayah yang perlu mendapat perhatian antara lain Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Selatan.
“Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi,” jelas BMKG dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, dikutip Rabu (6/5).
Baca juga:
Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Kota Besar Indonesia, BMKG Ungkap Penyebabnya
Untuk periode 8–15 Mei, BMKG memprakirakan cuaca di Indonesia masih didominasi hujan ringan hingga hujan sedang.
BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.
Pengendara kendaraan bermotor juga diminta berhati-hati terhadap potensi hujan lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang, yang dapat mengganggu kelancaran perjalanan.
Selain itu, masyarakat diingatkan untuk mewaspadai risiko pohon atau dahan tumbang, baliho roboh, genangan air, hingga sambaran petir. Warga disarankan menghindari berteduh di bawah pohon, papan reklame, maupun bangunan yang rapuh.
“Termasuk membatasi aktivitas di ruang terbuka saat hujan disertai angin kencang dan petir,” ucap BMKG.
Baca juga:
Ibu Kota dalam Bayang-bayang Cuaca Ekstrem, BPBD DKI Jakarta Pastikan Kesiapan Personel 24 Jam
Kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu ini perlu menjadi perhatian dalam perencanaan berbagai aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan luar ruang seperti olahraga dan wisata.
“Oleh karena itu, BMKG mengingatkan masyarakat untuk secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan peringatan cuaca ekstrem resmi melalui berbagai kanal informasi BMKG,” tutup BMKG. (Knu)