Modifikasi Cuaca Jangan Cuma Fokus di Jakarta, Daerah Kiri-kanannya Juga Dong

Jumat, 23 Januari 2026 - Wisnu Cipto

MerahPutih.com - Gubernur Jakarta Pramono Anung meminta agar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tidak hanya dilakukan di wilayah Jakarta, tetapi juga diperluas ke daerah penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

“Kemarin kami juga menyampaikan kepada BMKG untuk konsentrasi (OMC) jangan hanya Jakarta," kata Pramono, kepada media di Jakarta, dikutip Jumat (23/1).

Menurut Pramono, konsentrasi OMC harus mencakup wilayah sekitar Jakarta untuk mengantisipasi curah hujan tinggi yang berpotensi menimbulkan banjir.

“Kiri-kanannya juga dilakukan modifikasi cuaca terutama Tangerang, Bekasi kemudian Bogor, Depok dan sebagainya,” imbuh politikus PDIP itu.

Baca juga:

Redam Cuaca Buruk di Jabodetabek, Operasi Modifikasi Cuaca Digelar Hingga 27 Januari.

Sehari Bisa 2 Kali OMC

Gubernur menambahkan Pemprov melalui BPBD DKI terus melaksanakan OMC di Jakarta, bahkan sehari bisa sampai dua kali untuk mencegah banjir akibat hujan lebat.

Pasalnya, BMKG memprediksi hujan akan turun minimal selama delapan jam di Jakarta selama beberapa pekan ke depan

“Dalam hari ini, kita akan menerbangkan dua kali. Jadi Jakarta juga mudah-mudahan curah hujannya tidak seperti yang diprediksi oleh BMKG,” tandasnya.

Baca juga:

Antisipasi Banjir, BPBD DKI Lakukan Modifikasi Cuaca di Selat Sunda

OMC Hari Ini Sasar Langit Bogor

Jumat pagi ini, petugas gabungan kembali melakukan OMC di wilayah Jakarta dan sekitarnya dengan menyebarkan bahan semai sebanyak 8 kuintal Kalsium Oksida (CaO).

"Sasaran penyemaian di atas Kabupaten Bogor dengan bahan semai berupa Kalsium Oksida (CaO) seberat 800 kilogram," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Isnawa Adji di Jakarta, dalam kesempatan terpisah dikutip Antara.

Menurut Isnawa, penerbangan dilakukan pada sekitar pukul 09.15 WIB. Petugas yang melaksanakan OMC menyasar langit Kabupaten Bogor.

OMC masih terus dilakukan mengingat prakiraan dari BMKG hujan masih akan terjadi di Jakarta dan sekitarnya. "Semua sudah dianalisis tim OMC dan ini dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan awan hujannya," tandasnya. (*)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan