Bernardo Tavares Singgung Catatan Pertemuan, Persebaya Pasang Kewaspadaan Melawan Malut United
Kamis, 08 Januari 2026 -
MerahPutih.com - Pelatih anyar Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares menyinggung soal catatan pertemuan Bajol Ijo dengan Malut United di musim lalu. Persebaya tidak mampu menang dalam dua pertandingan yang dijalani.
Pada laga yang digelar di kandang sendiri, Persbeaya Surabaya menyerah 0-2. Adapun di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, yang merupakan markas Malut United, Persebaya bermain imbang 0-0.
Berpatokan catatan tersebut, Persebaya memasang kewaspadaan saat melawan Malut United di pekan 17 Super League 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (10/1) sore.
Apalagi, komposisi skuad Malut United musim ini lebih mengkilap dengan bergabungnya eks Persib yang meraih titel juara musim lalu seperti Ciro Alves, David da Silva, Gustavo Franca.
"Tahun lalu kita kalah di kandang 2-0 dan seri 0-0 saat tandang. Mereka memiliki pemain-pemain juara dan berpengalaman," tutur Bernardo Tavares, Kamis (8/1).
Bernardo Tavares juga mengatakan bahwa Persebaya belum akan menurunkan dua rekrutan asing terbaru asal Brasil yaitu striker Bruno Paraiba dan bek kiri Jefferson Silva.
Baca juga:
Persebaya Umumkan Dua Rekrutan Anyar Asal Brasil Bruno Paraiba dan Jefferson Silva
Mereka baru tiba kemarin. Mereka masih jet lag dan belum bisa bermain di pertandingan ini. Kedua pemain ini belum pernah bermain di Indonesia sebelumnya, bahkan salah satu dari mereka belum pernah bermain di luar Brasil," ujar Tavares.
Pelatih berkebangsaan Portugal tersebut menambahkan bahwa manajemen dan tim pelatih sepakat memberikan waktu bagi kedua pemain guna memahami strategi tim dan membangun chemistry dengan rekan setim.
Pengenalan terhadap lingkungan Kota Surabaya juga dinilai krusial bagi proses adaptasi mereka.
Menurut dia, kedua pemain direkrut berdasarkan ketersediaan pemain di pasar transfer dan kesesuaian dengan anggaran klub.
"Mereka datang karena berstatus bebas transfer atau bisa dilepas oleh klub sebelumnya. Selain itu, ini menyesuaikan dengan anggaran yang kita miliki. Persebaya sangat profesional dalam pengelolaan klub, terutama dalam ketepatan membayar gaji," ujarnya. (*)