Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Beras SPHP Bakal Ganti Nama Jadi Beras Kita

Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 13 menit lalu

MerahPutih.com - Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) diuslkan menjadi Beras Kita agar lebih mudah dikenali masyarakat sekaligus memperkuat identitas produk pangan pemerintah.


Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengusulkan usulan dengan konsep dua produk baru, yakni Beras Kita Premium dan Beras Kita Medium telah disampaikan kepada Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman.

Kami sudah lapor ke Pak Mentan (Menteri Pertanian) rencana produk baru dari Bulog yaitu Beras Kita Premium dan Beras Kita Medium,

kata Rizal.

Penggunaan nama Beras Kita terinspirasi dari produk pemerintah lain seperti Minyakita dan Gula Manis Kita yang dinilai lebih mudah dipahami masyarakat luas.

Baca juga:

Presiden Prabowo Targetkan Swasembada Pangan Total Usai Cadangan Beras Bulog Pecah Rekor

Penyamaan identitas berbagai produk pangan pemerintah diharapkan memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus memudahkan konsumen mengenali produk yang dipasarkan melalui berbagai saluran distribusi.

Target 2 Juta Ton

Bulog menargetkan memproduksi sekitar 2 juta ton Beras Kita untuk memenuhi kebutuhan pasar komersial setelah seluruh proses persetujuan pemerintah melalui Rapat Koordinasi Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Tulisan SPHP tetap dicantumkan pada kemasan dalam ukuran lebih kecil, sedangkan Beras Kita menjadi identitas utama yang tampil pada bagian depan produk. Dengan perubahan identitas tersebut membuat produk beras pemerintah lebih dekat dengan masyarakat tanpa mengubah fungsi utama sebagai instrumen menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Namun, harga beras itu masih menunggu keputusan pemerintah melalui Rakortas Kemenko Pangan dengan kemasan Beras Kita dalam kemasan 5 kilogram, namun tidak menutup kemungkinan menghadirkan ukuran lain sesuai kebutuhan dan preferensi konsumen di pasar.


Cadangan Pemerintah

Varian Beras Kita Premium akan menggunakan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dengan kadar air 14 persen dan pecahan 15 persen, yang diproses kembali melalui penyortiran dan pemolesan sehingga memenuhi standar kualitas beras premium.

Sementara itu, beras hasil penyerapan Bulog tetap berasal dari beras medium sebelum melalui proses peningkatan mutu untuk menghasilkan kualitas premium sesuai standar yang ditetapkan.

Bulog memastikan beras SPHP yang saat ini masih beredar tetap dipasarkan seperti biasa karena kualitas produknya tidak mengalami perubahan selama masa transisi menuju identitas baru.


Pergantian identitas produk hanya mencakup aspek kemasan dan merek, sedangkan mutu beras tetap dipertahankan sesuai standar pemerintah agar manfaatnya dirasakan masyarakat secara optimal.

Baca Artikel Asli