Pemerintah Jepang terutama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi/Monbukagakusho mengundang para guru yang aktif dan memiliki pengalaman mengajar selama lima tahun di sekolah formal (SD, SMP, SMA/K sederajat) baik negeri maupun swasta, untuk mengikuti beasiswa program teacher training (penataran guru) nongelar.
Beasiswa yang diperuntukkan bagi guru berusia di bawah 35 tahun pada 1 April 2017 itu, menawarkan kesempatan belajar di universitas di Jepang selama satu tahun enam bulan mulai Oktober 2017.
Beasiswa tanpa ikatan dinas ini memberi fasilitas:
– Tiket pesawat kelas ekonomi p.p. Indonesia (Jakarta) – Jepang (Tokyo/Osaka)
– Full cover biaya pendidikan,
– Full cover biaya pembuatan visa pelajar
– Tunjangan hidup sebesar ¥ 143.000 per bulan, yang diberikan setiap akhir bulan selama masa studi di Jepang
– Beberapa universitas menyediakan tempat tinggal (biaya dikelola dari tunjangan hidup yang diberikan) untuk para peserta. Khusus untuk universitas yang tidak menyediakan tempat tinggal, universitas dapat membantu mencarikan tempat tinggal jika dibutuhkan.
Seleksi program beasiswa ini terdiri atas beberapa tahap: ujian tertulis, wawancara, dan evaluasi oleh panitia Monbukagakusho.
Bagi guru yang berminat ditunggu dokumennya di Kedutaan Besar Jepang (Bagian Informasi dan Kebudayaan) paling lambat 3 Januari 2017.
Isi program, prosedur, persyaratan, serta formulir pendaftaran dapat diunduh pada http://www.id.emb-japan.go.jp/sch_html.
Seperti dilaporkan guruindonesia.id, saat ini sekitar 2.500 siswa Indonesia tengah melanjutkan pendidikannya di Jepang. Sebagian besar adalah penerima beasiswa. (dsyamil)
BACA JUGA
- Lulusan SMA? Ayo Buruan Daftar Beasiswa Di Amerika Ini
- Beasiswa dan Prestasi, Bukti Nyata Kerja Keras Para Pemuda
- Penerima Beasiswa Bidikmisi 2017 Bertambah Jadi 75.000 Mahasiswa