UNTUK menghadapi tantangan zaman, kemampuan dan intelejensia saja tak cukup. Seorang mahasiswa harus memiliki kepribadian yang berkarakter supaya kelak keahliannya berguna bagi kemaslahatan umat. Untuk itu, BAZIS dan MAXIMA bekerjasama memberikan program beasiswa bagi mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan Sarjana (S1) dan Diploma (D3). Program beasiswa Mahasiswa CERDAS ini baru diluncurkan tahun ini dan telah menarik ribuan calon pendaftar. Setelah melewati proses seleksi yang cukup ketat, terpilihlah 50 kandidat dari 1278 pendaftar di situs program Mahasiswa CERDAS.
Program Mahasiswa CERDAS merupakan bantuan pendidikan dan pembinaan karakter yang diperuntukkan bagi masyarakat dhuafa DKI Jakarta. Program tersebut diperuntukkan untuk mahasiswa yang menempuh pendidikan di enam PTN di Jakarta seperti Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Islam Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Jakarta, Polimedia Jakarta, dan Akademi Pimpinan Perusahaan Jakarta.
“Selama ini model beasiswa itu hanya memberikan duit bulanan saja, sekarang program beasiswa full feature untuk mahasiswa yang membutuhkan,” ucap Direktur Utama MAXIMA, Ivan Ahda sata ditemui di Epicentrum, Kuningan, Kamis (2/8).
Full feature tersebut meliputi uang kulah, uang saku, insentif prestasi semesteran, subsidi makan, dan asrama. Untuk mendukung peningkatan kualitas SDM di Jakarta, para peserta beasiswa diharapkan mampu menjadi pemimpin berkualitas di masa depan. Untuk itu, mereka juga akan mendapat pembinaan rutin dan dukungan prestasi selama 3 tahun.
“Pembinaan Karakter tersebut fokus pada peningkatan kapasitas intelektual, emosional, manajerial, sosial, dan spiritual,” papar Ivan. Pembinaan Karakter tersebut diharapkan mampu menjaga kualitas penerima beasiswa. Mereka menggunakan metode coaching dan laporan capaian prestasi persemester.
“Diharapkan angkatan pertama program ini bisa memberikan hasil yang terbaik dan yangpaluing penting memberi manfaat yang tepat, tak hanya untuk penerima beasiswa tetapi juga keluarga dan masyarakat sekitar,” harap Ivan. (avia)