Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Bawaslu Temukan Pelibatan Anak-Anak di Bawah Umur di Kampanye Terbuka

Andika Pratama - Senin, 08 April 2019

MerahPutih.com - Anggota Bawaslu Ratna Dewi Petalollo mengatakan bahwa pihaknya menemukan fakta banyaknya pelibatan anak-anak di bawah umur dalam kampanye terbuka.

Ratna menyatakan bahwa informasi ini berdasarkan pemantauan di lapangan. Namun, dirinya enggan menyebut di daerah mana saja pelibatan anak itu terjadi.

Bawaslu
Logo Bawaslu

"Nah pelibatan anak-anak ini kan di UU 7/2017 secara eksplisit tidak muncul, frasa dilarang membawa anak pada kegiatan kampanye, tapi di pasal 280 huruf K itu menyebutkan tak boleh melibatkan warga negara Indonesia tak memiliki hak pilih, kami menerjemahkanya termasuk anak, " kata Ratna kepada wartawan di Jakarta, Senin (8/4)

Ratna melanjutkan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk memantau pelaksanaan kampanye rapat umum yang melibatkan anak.

BACA JUGA

Politik Uang Bergentayangan di Minggu Tenang

Ketua Garda Nawacita Minta Masyarakat Waspadai Habib Rizieq, Apa Maksudnya?

Gus Sholah: Umat Islam Bersatu, Persatuan Indonesia akan Terwujud

"Peristiwa itu, menjadi catatan Bawaslu di lapangan," terang Ratna.

Hingga kini, belum ada pelanggaran seperti mengeksploitasi anak untuk kampanye. Mereka hanya hadir di sana diajak orang tuanya saja.

"Artinya mens rea nya (motif) atau kejahatannya tidak ada. Pelibatan anak itu apa sih sebenarnya mens reanya? Misalnya ada eksploitasi untuk kepentingan peserta pemilu, itu yang tak ditemukan. Jadi lebih kepada anak jangan sampai kemudian mendapatkan kekerasan, lebih kepada fungsi pemantauan KPAI," imbuh Ratna.

Kampanye akbar prabowo-sandi
Kampanye akbar Prabowo-Sandi di SUGBK, Minggu (7/4). Foto: Twitter

Sementara, untuk pelibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) saat kampanye akbar, Bawaslu belum menemukannya. Hal ini berdasarkan laporan dari Bawaslu Provinsi dan Kota /Kabupaten.

"Ini laporan bergerak terus, day by day (hari ke hari) kami memang minta perkembangannya. Karena kegiatan ini masih terus berlangsung," tutup Ratna. (Knu)

Baca Artikel Asli

BERITA TERKAIT