MerahPutih.com - Batavia Collective (BTVC) memperkenalkan Spiritual Jazz, Sinful Bass, sebuah proyek audiovisual yang merekam perkembangan musikal mereka menuju eksplorasi suara yang lebih berat dan berorientasi pada musik klub.
Melalui proyek ini, trio tersebut mempertemukan improvisasi jazz dengan karakter ritmis dari berbagai genre musik elektronik. Pendekatan itu menjadi bagian dari upaya BTVC membawa kompleksitas musikal jazz ke ruang dansa, dengan energi yang lebih intens dan dinamis.
Spiritual Jazz, Sinful Bass menghadirkan empat penampilan, yakni Rush, Ring The Bells yang melibatkan Kamga, Coded, serta satu lagu bonus tanpa judul yang belum pernah dirilis sebelumnya.
Dalam sesi tersebut, BTVC mengeksplorasi beragam elemen musik, mulai dari broken beat, house, drum & bass, hingga improvisasi jazz.
Baca juga:
Baru 14 Tahun, Jesse Adiputra Debut dengan Interpretasi Lagu Jazz Legendaris 'Caravan'
Makna di Balik Spiritual Jazz, Sinful Bass
Nama Spiritual Jazz, Sinful Bass merepresentasikan dua dimensi yang saling melengkapi dalam perjalanan musikal Batavia Collective.
Unsur spiritual menggambarkan pendekatan mereka terhadap musik melalui improvisasi dan keberanian untuk melepaskan kendali. Sementara itu, sisi sinful merujuk pada kekuatan fisik dentuman bass yang menghadirkan ketegangan sekaligus pelepasan energi di lantai dansa.
Kedua elemen tersebut menjadi landasan konseptual proyek ini. Improvisasi memberikan ruang bagi eksplorasi musikal yang spontan, sedangkan karakter bass dan ritme memperkuat intensitas yang dekat dengan pengalaman musik klub.
Perpaduan itu memperlihatkan pendekatan BTVC dalam menggabungkan kebebasan ekspresi jazz dengan energi fisik yang menjadi ciri khas budaya dansa.
Terinspirasi dari Jazz Modern dan Budaya Klub Underground
Gagasan membawa jazz kembali ke lantai dansa menjadi titik berangkat bagi eksplorasi musikal Batavia Collective. Dalam mengembangkan pendekatan tersebut, mereka terinspirasi oleh sejumlah musisi dan proyek musik, di antaranya The Comet Is Coming, Kaidi Tatham, Seiji, serta band live Goldie.
Pengaruh tersebut menjadi landasan untuk mempertemukan kompleksitas musikal jazz dengan karakter ritmis yang melekat pada budaya klub underground.
Alih-alih menempatkan jazz dan musik klub sebagai dua ranah yang terpisah, BTVC mengeksplorasi kemungkinan pertemuan keduanya melalui permainan ritmis, improvisasi, dan suara bass yang lebih berat.
Pendekatan ini menjadi bagian dari arah perkembangan musikal mereka, sekaligus memperluas ruang eksplorasi antara pertunjukan live dan pengalaman musik dansa.
Baca juga:
Panggung Jazz Internasional di ARC Sudirman, Hadirkan Musisi dengan Pendekatan Musikal Beragam
Memainkan Groove Secara Langsung Tanpa Backing Track
Batavia Collective merupakan trio yang terdiri dari Elfa Zulham pada drum, Doni Joesran pada kibor, dan Kenny Gabriel pada synth bass.
Dalam Spiritual Jazz, Sinful Bass, ketiganya membangun seluruh groove secara langsung tanpa menggunakan backing track maupun sekuens yang telah diprogram sebelumnya.
Pendekatan tersebut memberi ruang bagi setiap elemen permainan untuk berkembang secara langsung selama pertunjukan. Ritme, improvisasi, dan interaksi antarpemain menjadi bagian penting dalam membentuk dinamika musik yang dihadirkan.
Hasilnya, BTVC berupaya menghadirkan pengalaman musikal yang menyerupai set DJ, tetapi sepenuhnya dimainkan secara live.
Melalui Spiritual Jazz, Sinful Bass, Batavia Collective mengeksplorasi pertemuan improvisasi, intensitas ritmis, dan energi musik klub dalam sebuah pertunjukan audiovisual. (Far)