Barcelona Dilanda Wabah ASF, Indonesia Gerak Cepat Terbitkkan Larangan Baru

Selasa, 06 Januari 2026 - Wisnu Cipto

MerahPutih.com - Indonesia melalui Badan Karantina Indonesia (Barantin) resmi melarang pemasukan daging babi dan produk turunannya dari Spanyol.

Kebijakan ini diambil menyusul laporan wabah African Swine Fever (ASF) merebak di Provinsi Barcelona, Spanyol, berdasarkan data resmi World Organisation for Animal Health (WOAH).

“Berdasarkan laporan WOAH, kami menginstruksikan seluruh unit pelaksana teknis Barantin dan petugas karantina untuk meningkatkan kewaspadaan serta pengetatan lalu lintas daging babi dan produknya dari Spanyol,” kata Deputi Bidang Karantina Hewan Barantin, Sriyanto, di Jakarta, Selasa (6/1).

Baca juga:

Ratusan Babi Mati, Papua Tetapkan Status Darurat Wabah ASF

WOAH mencatat kejadian tersebut sebagai recurrence of an eradicated disease, yaitu kemunculan kembali penyakit yang sebelumnya telah dinyatakan bebas sejak 1994 dan kini berstatus wabah aktif.

Sebagai tindak lanjut, Barantin menegaskan seluruh daging babi dan produk turunannya dari Spanyol tidak diperbolehkan masuk ke Indonesia hingga situasi kesehatan hewan di negara tersebut dinyatakan pulih.

Menurut Suratin, langkah ini merupakan upaya pencegahan agar ASF tidak masuk ke wilayah Indonesia.

Baca juga:

Ribuan Daging Babi Berpenyakit Dijual

Suratin menegaskan langkah ini diambil sekaligus memperkuat sistem karantina nasional dalam menghadapi potensi ancaman penyakit hewan menular yang dapat berdampak pada sektor peternakan dan kesehatan masyarakat.

“Jika ditemukan pemasukan daging babi dari Spanyol, maka akan dilakukan tindakan karantina berupa penolakan dan atau pemusnahan,” tandasnya. (*)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan