Merahputih.com - Atletico Madrid vs Arsenal yang rencananya digelar di Stadion Metropolitano kini berada di bawah bayang-bayang ancaman cuaca buruk dan berpotensi mengacaukan mobilitas suporter dan jalannya laga Leg 1 Semifinal Liga Champions 2025/2026.
Badai petir dan hujan deras diprediksi akan melanda area Metropolitan Madrid serta Koridor Henares tepat pada hari pertandingan.
Baca juga:
Kai Havertz Cedera, Arsenal Optimistis Bisa Kembali Main Sebelum Akhir Musim Premier League
Layanan cuaca lokal, Aemet, mengeluarkan peringatan resmi mengenai curah hujan yang mencapai 30mm hanya dalam waktu satu jam pada hari Rabu (29/4) waktu setempat. Peringatan ini berlaku mulai pukul 12.00 hingga 22.00 waktu setempat, mencakup seluruh durasi pertandingan hingga peluit akhir berbunyi.
Laporan cuaca mengonfirmasi adanya bahaya signifikan akibat angin kencang dan hujan es sesekali. Situasi ini memaksa para pendukung dari London maupun Madrid untuk terus memantau pembaruan cuaca lokal serta memverifikasi ulang jadwal transportasi menuju stadion guna menghindari kendala perjalanan yang serius.

Di tengah ancaman alam, kedua pelatih tetap fokus pada strategi lapangan demi mengamankan tiket final. Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi timnya menembus babak empat besar.
"Bermimpi itu baik, tetapi kenyataan adalah apa yang terjadi di lapangan. Mencapai semifinal untuk keempat kalinya dalam 14 tahun adalah pencapaian luar biasa," tegas Simeone.
Baca juga:
Sementara itu, manajer Arsenal, Mikel Arteta, tengah berpacu dengan waktu untuk memastikan kesiapan pemain kuncinya. Tim medis terus memantau kondisi Kai Havertz dan Eberechi Eze yang mengalami cedera ringan pasca kemenangan melawan Newcastle.
"Kami harus melihat apakah mereka tersedia untuk hari Rabu," ungkap Arteta.