Merahputih.com - Manajer Arsenal, Mikel Arteta, dilaporkan resmi memblokir rencana kepindahan Myles Lewis-Skelly ke Manchester United pada bursa transfer musim panas mendatang.
Langkah strategis ini diambil guna memagari talenta muda berbakat jebolan akademi Hale End tersebut dari kejaran Setan Merah yang sedang berambisi memperkuat sektor pertahanan dan lini tengah.
Baca juga:
Daniel Siebert Jadi Wasit Arsenal vs PSG di Final Liga Champions 2025/26, Pernah Bikin Kontroversi?
Krisis Bek Kiri Manchester United
Manajemen Manchester United di bawah naungan INEOS saat ini memprioritaskan perombakan lini belakang, khususnya posisi bek kiri. Ketidakpastian kondisi kebugaran Luke Shaw serta potensi hengkangnya Tyrell Malacia memaksa Setan Merah mencari pengganti jangka panjang.
Myles Lewis-Skelly muncul sebagai target utama karena kemampuan multifungsinya yang dapat berperan sebagai bek kiri maupun gelandang bertahan.

Meskipun jarang tampil sebagai starter pada awal musim, Lewis-Skelly mulai mendapatkan kepercayaan besar dalam agenda krusial tim.
Arteta menurunkan pemain berusia 19 tahun itu pada leg kedua semifinal menghadapi Atletico Madrid serta tiga laga pamungkas Liga Inggris musim ini.
Komitmen Arsenal Mempertahankan Talenta Muda
Arsenal menunjukkan kepercayaan diri tinggi untuk mempertahankan aset masa depannya tersebut. Sumber internal melalui akun media sosial tepercaya, Sully, mengonfirmasi bahwa manajemen The Gunners tidak memiliki niat untuk melepas sang pemain ke rival sekota.
Baca juga:
Drama West Ham vs Arsenal Berujung Ricuh, 4 Suporter Ditangkap Polisi
"Kabar terakhir yang saya dengar adalah Arsenal yakin bisa mempertahankannya dan Arteta ingin mempertahankannya," tulis Sully dalam unggahan di akun X resminya.
Hambatan transfer ini memaksa Manchester United meninjau ulang daftar belanja pemain belakang. Selain Lewis-Skelly, juara Liga Inggris 20 kali tersebut kabarnya juga memantau situasi Lewis Hall di Newcastle United.
Namun, mendapatkan tanda tangan pemain incaran di posisi bek kiri terbukti tidak semudah bayangan para pendukung Setan Merah mengingat ketatnya persaingan dan proteksi klub pemilik.