MerahPutih.com - Pemerintah Kota Jakarta Pusat melakukan pembersihan terhadap pohon-pohon rawan tumbang sebagai antisipasi di musim hujan. Pembersihan tersebut juga melibatkan tenaga ahli.
Pemkot mencatat, sebanyak 4.133 pohon dipangkas selama periode Januari hingga 26 November 2021.
Pemangkasan tersebut dilakukan di permukiman warga, taman, jalur hijau, dan lainnya agar tetap terawat, tertata rapi sekaligus mengantisipasi pohon tumbang maupun sempal saat angin kencang.
Baca Juga:
1.000 Pohon untuk Lingkungan Lestari
Kepala Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat Mila Ananda mengatakan, perapihan pohon itu dilakukan dengan empat kategori yakni pangkas ringan, sedang, berat, dan penebangan.
"Selama periode tersebut sebanyak 1.241 pohon dipangkas ringan, 2.172 dipangkas sedang, 613 dipangkas berat, dan 107 ditebang," kata Mila Ananda, Sabtu (27/11).
Khusus untuk pohon yang ditebang, sambung Mila, lantaran kondisi pohon tersebut kering atau keropos. Langkah ini dilakukan agar untuk mengantisipasi pohon tumbang akibat terpaan angin maupun hujan.
Baca Juga:
Ratusan Pohon Ditebang Imbas Proyek MRT Fase 2A Stasiun Glodok sampai Kota
"Kita cek terlebih dahulu pohon tersebut, jika memang dinilai sudah kering, mati dan keropos baru kita tebang. Untuk pohon-pohon tua, kami koordinasi dengan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta melalui UPPTP untuk cek kondisi batang pohon dengan alat deteksi kesehatan pohon. Kami juga minta masukan tenaga ahli dari IPB," katanya.
Ditambahkan Mila, petugas yang diterjunkan dalam pemangkasan pohon tersebut berjumlah sebanyak 70 personel yang disebar di delapan kecamatan di Jakarta Pusat.
"Kami juga meminta warga untuk segera melapor jika melihat kondisi pohon yang perlu dilakukan pemangkasan untuk mencegah pohon tumbang," tandasnya. (Asp)
Baca Juga:
Pohon Anggur Tertua di Dunia Bertahan 5 Abad