Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Anies Klaim Warga DKI Lebih Patuh Dibandingkan Provinsi Lain di Jawa  

Zulfikar Sy - Selasa, 19 Mei 2020

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim bahwa warga DKI Jakarta lebih serius untuk menanggulangi virus corona dibandingkan dengan warga di provinsi-provinsi lain Pulau Jawa.

Pasalnya, lebih dari 60 persen warga DKI berada di dalam rumah saat pembatasan aktivitas warga hingga masa penerapan PSBB tahapan kedua. Warga Jakarta saat ini diketahui sekitar 11 Juta orang.

Baca Juga:

Update Corona di DKI Selasa (19/5): 6.053 Positif, 1.417 Pasien Sembuh

Data tersebut dibuat oleh tim Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI).

"Data menunjukkan bahwa mulai awal pertengahan Maret, terjadi peningkatan orang yang berada di rumah saja. Bahkan di Jakarta hampir 60% dari warga Jakarta itu berada di rumah saja," kata Anies di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (19/5).

Grafik kepatuhan saat penanggulanan COVID-19. (Foto: MP/Asropih)
Grafik kepatuhan warga saat penanggulanan COVID-19. (Foto: MP/Asropih)

"Angka ini melonjak signifikan dari sekitar 40an menjadi 60 persen. Di antara seluruh provinsi di Jawa, lompatan di Jakarta paling tinggi," tuturnya.

Anies mengatakan, data ini diperoleh oleh FKM UI dari pelacakan pergerakan telepon genggam masyarakat DKI.

"Ini data yang dikumpulkan, dibuat grafik ini oleh tim Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Mereka menggunakan data berbasis HP, pergerakan HP yang dijadikan data," jelas dia.

Baca Juga:

Guru Honorer di Yogyakarta Dapat Bantuan Sembako

Adapun dari grafik yang dipaparkan Anies, data warga DKI di dalam rumah selama pembatasan aktivitas dan PSBB hampir 60 persen warga DKI.

Provinsi Jawa Barat, Banten, Tengah, dan Jawa Timur kurvanya bawah 50 persen warganya di dalam rumah dari populasi wilayahnya selama penanganan corona.

"Artinya, ada keseriusan warga di Jakarta untuk menangkis penularan dengan cara berada di rumah. Ini adalah satu kerja kolektif yang nanti kita lihat dampaknya," tutur Anies. (Asp)

Baca Juga:

Mahfud MD Jawab Kritik MUI Soal Beda Penindakan Selama PSBB

Baca Artikel Asli