Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan membantah masuk kedalam daftar juru kampanye Calon Gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said.
"Kalau disebut sebagai juru kampanye, saya bukan juru kampanye. Karena namanya tidak ada di dalam daftar nama juru kampanye," ujar Anies di Jakarta, Rabu (21/2).
Anies mengatakan, bila seseorang terdaftar menjadi juru kampanye peserta Pilkada, maka mereka harus terdaftar namanya di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal itu berdasarkan pengalaman Anies ketika mengikuti pilkada DKI 2017 lalu.
Anies sendiri mendukung langkah Sudirman maju dalam Kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Tengah. Sudirman, sambung Anies, adalah sosok yang bersih dan pantas menjadi pempimpin di Jawa Tengah.
Sudirman diyakini bisa membawa perubahan yang lebih baik ke depannya bagi warga Jawa Tengah. Belum lagi rekam jejak Sudirman yang pernah duduk Menteri ESDM, sehingga sudah tak diragukan mengenai kinerjanya.
"Orang jawa tengah dari kampung yang tahu persis persoalan kemiskinan, ketimpangan, dan memiliki track record di BUMN di pemerintahan," pungkasnya.
Seperti di ketahui, Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said kemarin mendatangi Balai Kota untuk bertemu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Dalam pertemuan itu Sudirman Said ingin belajar dan meniru strategi Anies untuk menang di Pilgub Jawa Tengah 2018.
"Saya kira banyak strategi atau kiat-kiat yang bisa saya pakai lah untuk ke depannya. Anda bayangkan, waktu beliau masuk dalam kompetisi ini kan jauh sekali dengan incumbent dan semua orang mengatakan petahana tidak mungkin dikalahkan," kata Sudirman. (Asp)